Pemprov Sulteng Gelar Workshop Permendagri Nomor 83 Tahun 2022

Suasana Workshop Permendagri Nomor 83 Tahun 2022, di Salah satu hotel di Kota Palu, Kamis 6 Juli 2023. (FOTO : Istimewa)

PALU, CS РDalam rangka menciptakan keseragaman penggunaan Kode Klasifikasi Arsip dalam pengelolaan arsip dinamis bagi unit kerja di Kementerian dan Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulteng, menggelar Workshop Permendagri Nomor 83 Tahun 2022, di Salah satu hotel di Kota Palu, Kamis 6 Juli 2023.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dr.Farid R. Yotolembah yang membacakan sambutan tertulis gubernur menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan sebagai optimalisasi sumber daya kearsipan dalam pengelolaan arsip yang sangat dibutuhkan.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  MK Tolak Permohonan Hidayat-Habsa, Hadi - Reny Melenggang

Ia meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pengelolaan arsip yang terintegrasi, dengan begitu dapat mewujudkan tertib arsip dan kelancaran penataan berkas, sehingga mempermudah dan mempercepat penemuan kembali arsip ketika dibutuhkan.

“Karena tata kelola kearsipan yang baik merupakan salah satu indikator kinerja organisasi yang tertuang dalam Permen PAN-RB Nomoro 30 Tahun 2018 Tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah,” Kata Sahli Farid R. Yotolembah.

Sementara, Direktur Kearsipan Daerah I, Rudi Anton mewakili Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) memberikan arahan mengenai Permendagri No. 83 Tahun 2022 sebagai hasil dari kesepakatan antara ANRI dan Kemendagri.

Baca Juga :  DPRD Sulteng Soroti Target Pendapatan JCC Cuma Rp70 Juta

Sebelumnya, penggunaan kode klasifikasi arsip untuk pemerintah daerah memiliki dua acuan yaitu Peraturan Kepala ANRI dan Permendagri, sehingga terjadi dualisme dalam penggunaan kode klasifikasi arsip yang dapat membuat pemerintah daerah kesulitan dalam melakukan pengarsipan.

“Sebenarnya keinginan saya supaya semua pimpinan, pejabat, siapapun kita harus paham, apa yang harus kita lakukan terhadap kearsipan di daerah kita masing-masing,” terang Rudi Anton.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 6 hingga 7 Juli 2023 dan dihadiri oleh 50 orang perwakilan dari OPD lingkup Provinsi Sulteng.

Baca Juga :  Wagub Ma'mun Amir Pimpin Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVII

Turut hadir Arsiparis Ahli Madya ANRI, Kepala OPD, Pejabat Fungsional Arsiparis Lingkup Provinsi Sulteng. **

Pos terkait