ARAFAH, CS – Puluhan Jemaah haji asal Sulawesi Tengah (Sulteng) dilaporkan terlantar di kawasan Arafah, Arab Saudi, Jumat malam (6/6/2025).
Para jemaah mengaku tidak mendapatkan tenda, selama beberapa jam setelah tiba untuk menjalankan wukuf yang merupakan salah satu rukun utama ibadah haji.

Menurut keterangan salah satu jemaah, Rahman, mereka tiba di Arafah sejak siang hari namun tidak langsung mendapatkan pelayanan yang semestinya.

“Sampai malam ini,sudah sekitar lima jam kami hanya duduk dan baring di luar tenda, padahal besok kami sudah harus wukuf,” ujar Rahman dalam video.

Peristiwa ini sontak memicu kekhawatiran keluarga jemaah di Tanah Air. Karena beberapa video yang memperlihatkan jemaah lansia yang hanya tidur dan duduk di luar tenda.
Subkoordinator Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Kantor Wilayah (Kawil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Arifin menyebut, peristiwa itu disebabkan penyerobotan tenda oleh jemaah lain.
“Tidak dapat pemondokan/tenda karena tenda diserobot jemaah lain,” tulis Arifin melalui pesan whatsApp, Sabtu (7/6/2025).

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya, atas kejadian ini pihak PPIH Indonesia sudah melayangkan protes ke pihak penyelenggara layanan di Arab Saudi.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Agama RI tengah melakukan investigasi dan memastikan seluruh jemaah haji Indonesia, mendapatkan hak pelayanan yang layak selama puncak ibadah haji.

Editor : Yamin