JAKARTA, CS – Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri meluncurkan paket “Tri Ibadah” sebagai solusi konektivitas bagi jamaah Indonesia selama musim Haji 2026.
Paket ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komunikasi jamaah selama perjalanan ibadah, mulai dari keberangkatan, transit antarnegara, hingga berada di Tanah Suci. Layanan tersebut memungkinkan jamaah tetap terhubung dengan keluarga, rombongan, serta mengakses informasi penting tanpa kendala jaringan.
Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, mengatakan konektivitas selama Haji tidak hanya soal akses internet, tetapi juga memberikan ketenangan bagi jamaah dalam beribadah.
“Melalui Tri Ibadah, kami menghadirkan pilihan paket yang dirancang mengikuti kebutuhan perjalanan Haji, sehingga pelanggan dapat lebih fokus menjalankan ibadah,” ujarnya.
Berdasarkan data Kementerian Agama Republik Indonesia, jumlah jamaah Haji Indonesia pada 2025 mencapai 203.149 orang, sementara kuota sejak 2023 berada di angka 221.000 jamaah. Tingginya jumlah jamaah tersebut mendorong kebutuhan layanan komunikasi yang andal selama perjalanan ibadah.
Tri Ibadah tersedia dalam beberapa pilihan paket dengan harga mulai Rp650.000 hingga Rp950.000. Paket tersebut menawarkan kuota hingga 30GB, masa aktif hingga 45 hari, serta tambahan kuota domestik untuk penggunaan di Indonesia.
Selain itu, layanan ini dapat digunakan di 16 negara tujuan dan transit, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, dan Malaysia. Jamaah juga dapat menggunakan paket lintas negara tanpa perlu melakukan aktivasi ulang.
Selama periode 17 Februari hingga 21 Mei 2026, pelanggan berkesempatan memperoleh tambahan kuota domestik hingga 2GB.
Dengan berbagai fitur tersebut, Tri Ibadah diharapkan dapat memberikan kemudahan komunikasi bagi jamaah, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan nyaman tanpa terganggu kendala koneksi. *

