BANGGAI,CS-Komitmen LSM Gabungan Aktivis Manthailobo (GAM) Kabupaten Banggai didalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Teluk Lalong tidak perlu diragukan. Sikap itu dibuktikan sejak didirikan pada 2014 atau sekitar 11 tahun silam.

Sebagai organisasi yang bermarkas di kawasan Teluk Lalong, Kecamatan Luwuk, LSM GAM dibawah kendali Lahmudin Massa, terus memperlihatkan eksistensinya. Buktinya berbagai aksi bersih-bersih sampah terus dilakukan seolah tanpa henti.

Pantauan awak media selama hampir sepekan di awal Minggu pertama bulan Juni 2026, personil LSM GAM terlihat bersama sejumlah pihak giat melakukan pembersihan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong.

Aktifitas bersih-bersih di RTH Teluk Lalong

Selain telah menjadi tanggung jawab LSM GAM, aksi bersih-bersih kawasan wisata kuliner tersebut bagian dari merespon sorotan publik terhadap kebersihan dan keindahan Teluk Lalong.

“Sudah hampir satu Minggu ini saya dan teman-teman GAM, termasuk beberapa instansi melakukan giat pembersihan sampah,” ujarnya.

Dijelaskan Idin sapaannya, kawasan Teluk Lalong adalah icon Kota Luwuk, sehingga sudah seharusnya keindahan dan kebersihannya terus dijaga bersama, baik oleh warga pengunjung maupun para pedagang kuliner.

“Saya harapkan kepada kita semua, mari kita jaga bersama kebersihan dan keindahannya, agar terbebas dari segala jenis sampah,” ajak Idin.

Tak hanya soal sampah, selain icon kota, Teluk Lalong juga menyimpan sebuah ikan Banggai Cardinal Fish (BCF) yang merupakan ikan endemik dan perlu dilindungi.

“Kalau Teluk Lalong ini bersih, kita semua enak menikmatinya, apalagi ada ikan BCF yang perlu juga kita lindungi populasinya,” imbuhnya.

Diakhir pesanya, Idin juga berharap kepada pemerintah daerah agar bisa melahirkan sebuah regulasi yang dapat melindungi penataan, pengelolaan dan perlindungan kawasan Teluk Lalong, baik didarat maupun dilaut.

Regulasi itu sangat penting, mengingat Kabupaten Banggai dibawah kepemimpinan Bupati Ir Amirudin dan Wakilnya Drs Furqanuddin Masulili, terus mengalami lonjakan pembangunan pada berbagai infrastruktur khususnya diwilayah perkotaan.

“Saya harapkan ada sebuah regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Jangan sampai orang sudah terlanjur membangun ini dan itu, akan susah nanti ditertibkan, apalagi soal sampah, masih banyak yang tidak taat dan buang sembarangan tempat,” tandasnya.**

Reporter : Amlin