MOROWALI, CS – Kabupaten Morowali mengirimkan kontingen untuk mengikuti Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Tolitoli, 7-10 November mendatang.

Kontingen tersebut secara resmi dilepas Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali, Kamis (5/11/2026).

Pelepasan dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Morowali Abd Rifai Rone, Ketua Harian Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Morowali Hj. Marwany, pengurus, pembina, serta para peserta.

Dalam sambutannya, Iriane menyampaikan apresiasi kepada pengurus LASQI, pembina, pelatih, dan seluruh peserta yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti festival tersebut.

Ia berharap kontingen Morowali dapat menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.

“Bawalah nama baik Kabupaten Morowali dengan penuh tanggung jawab. Jadikan festival ini sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan, memperluas wawasan, serta mempererat tali persaudaraan,” pesan Iriane.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kekompakan selama perjalanan maupun mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Hj. Marwany, dalam laporannya menyampaikan bahwa kontingen LASQI Morowali telah siap diberangkatkan untuk mengikuti festival tingkat provinsi tersebut.

Adapun peserta yang dikirim terdiri atas cabang rebana klasik putra sebanyak 11 orang, rebana klasik dewasa putri sebanyak 11 orang, serta peserta cabang Bivo tingkat anak-anak putra-putri dan Bifo dewasa putra-putri beserta pendamping dengan jumlah sekitar 10 orang.

Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7-10 November di Lapangan Taman Kota Gaukan Mohammad Bantilan, Kabupaten Tolitoli.

Keikutsertaan kontingen Morowali dalam ajang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya Islami di Sulteng.

Reporter: Murad