MOROWALI, CS – Staf Khusus (Stafsus) Bupati Morowali, Asfar SE, menegaskan bahwa pengelolaan dana beasiswa daerah senilai Rp 12 juta bagi mahasiswa Morowali dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Penegasan itu disampaikan dalam forum diskusi penyelesaian dana beasiswa yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Morowali, Rabu (5/11/2025).

Dalam forum tersebut, Asfar menyampaikan kepada seluruh mahasiswa Morowali agar turut mengawal program-program Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali, termasuk program beasiswa yang menjadi salah satu wujud komitmen Pemda dalam mendukung pendidikan putra-putri daerah.

Ia menjelaskan, di bawah kepemimpinan Bupati Morowali, Iksan B. Abd Rauf, alokasi dana beasiswa meningkat menjadi Rp 12 juta per mahasiswa. Proses pengelolaan dana tersebut, kata Asfar, dilakukan berdasarkan petunjuk dan aturan yang telah ditetapkan.

“Dana bantuan ini juga sejalan dengan program Bupati yang sudah dituangkan dalam visi dan misinya,” ujar Asfar.

Asfar juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran beasiswa yang terjadi.

Ia menyebut, keterlambatan tersebut disebabkan adanya kesalahan administrasi dalam proses pencairan dana.

“Pemerintah Morowali mohon maaf apabila terjadi keterlambatan. Ada sedikit kesalahan administrasi, dan itulah penyebabnya,” tambahnya.

Selain menegaskan komitmen pemerintah, Asfar juga menyampaikan keyakinannya terhadap kinerja Dinas Pendidikan Morowali yang dinilai mampu memahami kondisi pendidikan di daerah serta mencari solusi terbaik untuk penyelesaian program beasiswa tersebut.

“Saya yakin Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, dan mahasiswa bisa bersinergi untuk mengawal program ini agar berjalan baik,” tuturnya.

Forum diskusi yang berlangsung selama dua jam itu juga menghasilkan beberapa opsi penyelesaian, di antaranya pemberian beasiswa sebesar Rp 12 juta kepada 718 mahasiswa yang belum menerima bantuan pada tahun 2026, atau pencairan dalam dua tahap sekaligus.

Reporter: Murad