PALU, CS – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menilai keberadaan alumni Australia di Kota Palu merupakan aset sumber daya manusia yang strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Para alumni dinilai memiliki pengalaman, wawasan global, dan jejaring internasional yang dapat menjadi modal penting dalam mempercepat kemajuan kota.
Menurut Hadianto, potensi tersebut perlu terus didorong agar dapat berkontribusi lebih besar dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, pemerintahan, ekonomi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
“Saya baru mengetahui ternyata jumlah alumni Australia di Kota Palu cukup banyak dan berasal dari berbagai bidang profesi. Ini tentu menjadi kekuatan yang sangat berharga bagi daerah,” kata Hadianto.
Ia menegaskan, pengalaman menempuh pendidikan di luar negeri tidak hanya menghasilkan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk cara pandang yang lebih luas terhadap berbagai tantangan pembangunan.
Karena itu, Hadianto berharap para alumni dapat menjadi inspirasi sekaligus mentor bagi generasi muda Palu yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk melalui program beasiswa luar negeri.
Menurutnya, semakin banyak anak muda yang memiliki pengalaman pendidikan internasional, semakin besar pula peluang daerah untuk memperoleh sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global.
“Pendidikan di luar negeri bukan hanya soal mendapatkan gelar, tetapi juga memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, dan meningkatkan kapasitas diri yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Konsul Jenderal Australia, Todd Dias, menyatakan Pemerintah Australia terus membuka peluang beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia, termasuk dari Kota Palu.
Ia berharap semakin banyak generasi muda Sulawesi Tengah yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menempuh pendidikan di Australia dan kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Harapan kami, semakin banyak putra-putri Palu yang dapat melanjutkan studi di Australia dan memanfaatkan berbagai program beasiswa yang tersedia,” kata Todd.
Todd juga mengapresiasi antusiasme komunitas alumni Australia di Palu yang dinilai tetap aktif menjaga jejaring dan hubungan kerja sama di bidang pendidikan.
Menurutnya, keberadaan alumni memiliki peran penting sebagai jembatan penguatan hubungan antara Indonesia dan Australia, sekaligus menjadi agen pertukaran pengetahuan dan pengalaman bagi masyarakat. *


