Bupati Yaumil Jadikan ‘Smart’ Landasan Membangun Pasangkayu

Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa saat menyampaikan pidato perdana dalam sidang paripurna, di DPRD Pasangkayu, Senin 1 Maret 2021. (FOTO : Diskominfo dan Pers Pasangkayu)

PASANGKAYU, CS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dari Plh Bupati, Firman ke Bupati dan Wakil Bupati, Yaumil Ambo Djiwa dan Herny Agus, Senin 1 Maret 2021.

Itu dilakukan setelah Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2026 itu resmi dilantik oleh Gubernur Sulbar beberapa hari yang lalu.

Bacaan Lainnya

Setelah sertijab, Yaumil dan Herny langsung menghadiri sidang paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, dengan agenda penyampaian pidato perdana sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Baca Juga :  Ketua BPC HIPMI Morowali Periode 2020-2023 Dilantik

Dalam pidato yang dihadiri oleh hampir seluruh anggota DPRD Pasangkayu dan pimpinan Forkopimda itu, Bupati Yaumil dengan tegas menyampaikan, bahwa akan melanjutkan program pembangunan yang sudah ada sebelumnya, dengan metode dan konsep pendekatan Smart (sejahtera, mandiri, maju, dan bermartabat) sebagai landasan pijakan.

”Smart akan kami jadikan landasan pijak dan memimpin untuk memajukan Pasangkayu di masa depan,” tegasnya Yaumil dikutip channelsulawesi.id dari website pasangkayukab.go.id.

Tidak hanya sekedar melanjutkan konsep Smart yang telah digunakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu sebelumnya. Yaumil menyebut akan melakukan penyempurnaan terhadap konsep Smart, sehingga lebih bernuansa adaptif, fleksibel dan mampu merespon perkembangan dinamika perubahan yang serba cepat.

Baca Juga :  IMIP Musnahkan Miras dan Rokok Ilegal Hasil Razia

”Capaian pembangunan Smart pada kepimpinan yang lalu akan menjadi pondasi kokoh dalam melanjutkan dan menata pembangunan. Filosofi visi misi, strategis dan aksi yang lebih merespon masa kini dan masa depan, akan melandasi seluruh capaian tujuan pembangunan,” sambungnya.

Disebutkan, dari diksi Smart akan membangun narasi besar tentang keberadaan manusia yang berkualitas, yang tidak hanya mumpuni di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), tapi juga berakhlak karena memiliki iman dan takwa.

Lebih jauh ia memaparkan, di tengah pandemi Covid-19, ia bersama wakilnya tidak akan pernah menyerah untuk tetap melanjutkan agenda utama pembangunan. Menjalankan program berbasis perencanaan yang holistik, terintegrasi, tematik, dan spasial.

Baca Juga :  Pertengahan Januari Pasangkayu Mulai Vaksinasi

” Menghadirkan aksi-aksi nyata menjadi prioritas utama pembangunan untuk kesejahteraan rakyat. Kemajuan daerah dan kemartabatan pemerintahan yang menjalankan prinsip good and clean governance. Bebas dari kolusi, dan nepotisme. Kita akan fokus dan sistematis menyelesaikan tantangan terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia,” terangnya. **

Pos terkait