AFP Sulteng Gelar Kursus Pelatih Level I AFC

Syamsuddin Tobone (FOTO : IST)

SULTENG, CS – Pengurus Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengagendakan pelaksanaan kursus pelatih futsal level I AFC, mulai tanggal 4 sampai 9 April 2021 mendatang. Ini merupakan kali pertama sejak pengurus futsal Sulteng berdiri.

Jelang pelaksanaan kursus pelatih tersebut, saat ini, pengurus AFP Sulteng masih menunggu persetujuan dan surat rekomendasi dari Federasi Futsal Indonesia (FFI).

Bacaan Lainnya

Sekretaris Asosiasi Futsal Provinsi Sulteng, Syamsuddin, di Palu, Sabtu 6 Maret 2021 sore mengatakan, pelaksanaan kursus pelatih futsal AFC level 1 itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan level para pelatih futsal, khususnya yang ada di Sulteng.

Baca Juga :  Kabupaten Parigi Moutong Juara 1 Liga ASN Sulteng 2023

Kata Syamsudin, saat ini Sulteng sudah memiliki 17 pelatih futsal berlevel nasional.

“Pelatihan ini harus diikuti pelatih yang ingin terus mengembangkan karirnya di bidang kepelatihan futsal,” katanya.

Pria yang akrab disapa Syam itu menjelaskan, peningkatan level lisensi pelatih futsal tersebut sangat dibutuhkan. Mengingat, pelatih yang menangani klub yang lolos ke babak 34 besar Liga Futsal Nusantara (LFN) harus mengantongi lisensi minimal level AFC level 1. Demikian halnya untuk menangani tim Pekan Olahraga Nasional (PON) dan turnamen berlevel nasional maupun internasional.

Baca Juga :  Ini Alasan Khabib Cepat Selesaikan Duel Justin Gaethje

Disebutkannya, saat ini Sulteng telah memiliki satu orang pelatih futsal berlevel AFC level 1 yakni Andi Rusdin. Namun untuk menggelar kegiatan tersebut, AFP Sulteng masih menunggu persetujuan dari Federasi Futsal Indonesia (FFI). Surat permintaan rekomendasi sendiri telah dikirim ke FFI pekan lalu.

’’Kita masih menunggu surat rekomendasi dari FFI. Karena harus ada persetujuan dulu baru kita buat kegiatan. Kita tentunya berharap permintaan ini disetujui seperti halnya kursus Wasit Futsal Level Nasional beberapa waktu lalu,’’ pungkasnya. (EG)

Pos terkait