LANGKAT, CS – Tim Medis Bahanan TBM AXIS Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (FK Untad) langsung turun ke lapangan pada hari pertama penanganan darurat banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (6/12/2025).

Respons cepat ini difokuskan pada dukungan medis dan penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak.

Tim yang dipimpin dr. Imtihanah Amri, M.Kes., Sp.An-KIC selaku penanggung jawab, didampingi dr. Andi Arief Munandar, Sp.B, serta Ketua Tim Sudarman K., memulai rangkaian koordinasi dan aksi distribusi sejak tiba di lokasi bencana.

“Hari pertama ini kami memastikan koordinasi berjalan efektif, memetakan kebutuhan, dan menyalurkan bantuan awal. Kondisi lapangan menuntut gerak cepat namun tetap terarah,” ujar dr. Imtihanah dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025).

Ia menegaskan, kehadiran tim merupakan bentuk dedikasi tenaga medis muda untuk meringankan beban warga di tengah situasi darurat.

Aksi dimulai pukul 08.30 WIB dengan kunjungan ke Posko Komando Penanganan Darurat Bencana Kabupaten Langkat untuk melakukan koordinasi lintas lembaga.

Setelah mengidentifikasi kebutuhan mendesak, tim melanjutkan pengadaan sembako tahap pertama di Pasar Baru Stabat.

Pada pukul 14.45 WIB, tim tiba di Posko Kesehatan RSUD Tanjung Pura untuk melanjutkan koordinasi sekaligus memulai distribusi bantuan sembako gelombang pertama kepada masyarakat di Kecamatan Tanjung Pura.

Ketua Tim TBM AXIS FK Untad, Sudarman K., menyampaikan bahwa seluruh anggota bekerja maksimal sejak tiba di lokasi.

“Kami berupaya hadir secepat mungkin. Tim bergerak dari satu posko ke posko lainnya, memastikan logistik tersalurkan dan kebutuhan kesehatan warga terpantau. Ini adalah wujud komitmen kami sebagai relawan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim telah menyiapkan bantuan gelombang kedua yang rencananya disalurkan pada malam hari setelah proses pendataan ulang di posko kesehatan.

Kegiatan hari pertama ditutup dengan persiapan distribusi lanjutan di Posko Kesehatan RSUD Tanjung Pura, mengawali rangkaian respon kemanusiaan yang akan berlanjut pada hari-hari berikutnya.

Editor: Yamin