PALU, CS – Universitas Tadulako (Untad) mewisuda 1.372 lulusan pada Rapat Senat Luar Biasa Wisuda Angkatan ke-135 Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Untad, Kamis (12/2/2026).

Komposisi lulusan tahun ini didominasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 288 orang dan Fakultas Teknik 206 orang, dua sektor yang dinilai krusial bagi kebutuhan pembangunan Sulawesi Tengah.

Selain FKIP dan Teknik, wisudawan lainnya berasal dari Fakultas Kedokteran 178 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 131 orang, FISIP 126 orang, Fakultas Pertanian 104 orang, Fakultas Hukum 95 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 80 orang, FMIPA 65 orang, Fakultas Kehutanan 38 orang, Fapetkan 14 orang, serta Pascasarjana 47 orang.

Distribusi lulusan ini mencerminkan suplai sumber daya manusia pada sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan, pertanian, hingga tata kelola pemerintahan, bidang-bidang yang menjadi prioritas pembangunan daerah.

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., Asean Eng, dalam sambutannya menegaskan pentingnya integritas dan kesiapan lulusan menghadapi dinamika dunia kerja.

Prof. Amar menyatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menyiapkan SDM yang adaptif terhadap perubahan.

“Universitas yang dipercaya adalah universitas yang bekerja dengan integritas dan memberi dampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Moh. Arif Latjuba, menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga profesional di Sulteng terus meningkat, terutama di wilayah pertambangan, perkebunan, layanan kesehatan, serta pendidikan di daerah terpencil.

Menurutnya, lulusan Untad memiliki posisi strategis karena sebagian besar memahami karakteristik sosial dan geografis daerah.

Wisuda Angkatan ke-135 ini menjadi prosesi pertama Untad pada 2026 dan berlangsung di tengah tantangan pembangunan daerah yang membutuhkan percepatan kualitas SDM lokal. Dengan jumlah lulusan yang signifikan dari sektor pendidikan, teknik, dan kesehatan.

“Untad diharapkan berkontribusi langsung terhadap penguatan layanan publik dan pertumbuhan ekonomi regional,” harapnya.

Prosesi wisuda dibuka oleh Ketua Senat Untad, Prof. Dr. Djayani Nurdin, S.E., M.Si., dan dihadiri unsur pimpinan daerah serta keluarga wisudawan. *