PALU, CS – Guru Besar Universitas Tadulako (Untad) Palu, Nur Sangadji, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah mampu menciptakan kesetaraan di kalangan siswa tanpa memandang latar belakang ekonomi.

Hal itu disampaikannya dalam podcast kolaborasi ANTARA Sulteng dan Diskominfosantik Sulteng yang dikutip di Palu, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, pemberian makanan secara merata kepada seluruh siswa memiliki dampak psikologis positif.

“Kalau diberikan ke semua siswa, tidak ada yang merasa lebih kaya atau lebih miskin,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep pemberian makanan yang sama kepada seluruh peserta didik menunjukkan nilai kesetaraan, karena siswa makan bersama dengan menu dan fasilitas yang seragam.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas kritik yang mempertanyakan efektivitas program MBG jika tidak difokuskan hanya kepada kelompok tertentu, seperti siswa dari keluarga kurang mampu atau jenjang pendidikan tertentu.

Nur Sangadji menilai pendekatan universal justru penting untuk membangun rasa kebersamaan di lingkungan sekolah.

Ia juga mencontohkan bahwa program serupa telah diterapkan di berbagai negara, seperti Brasil, Prancis, India, Jepang, hingga China, sebagai bagian dari upaya membangun kualitas generasi muda.

“Negara-negara tersebut menunjukkan keseriusan dalam menyiapkan generasi yang unggul,” katanya.

Sementara itu, penanggung jawab program MBG di SMA Negeri 6 Palu, Mohammad Ikra, menyebut program tersebut mendapat respons positif dari siswa. Ia menilai program ini sangat membantu, terutama bagi siswa dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Menurutnya, dari total sekitar 800 siswa penerima manfaat di sekolah tersebut, sebagian di antaranya bahkan tidak memiliki cukup uang untuk membeli makan siang.

“Program ini sangat positif dan memang dibutuhkan oleh peserta didik,” ujarnya.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme siswa terhadap program MBG juga dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi keluarga, sehingga keberadaan program ini dinilai meringankan beban mereka.

Program MBG saat ini terus menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan serta kualitas pendidikan siswa. *