BANGGAI,CS-Kementerian Pertanian RI kembali menurunkan bantuan dukungan komoditas tanaman pangan di Kabupaten Banggai, melalui dana Tugas Pembantuan (TP) Tahun 2026.
Bantuan meliputi rehabilitasi jaringan irigasi tersier sebanyak 15 unit, bangunan konservasi dam parit (damprot) sebanyak 9 unit, serta bantuan untuk irigasi per pompaan sekira 25 unit, adalah bukti dari keberhasilan Bupati Ir Amirudin, dalam melakukan lobi ke pemerintah pusat
Keberhasilan itu diungkap Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyuluh, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, Fadli Salawali, saat Bupati Amirudin mengikuti pelantikan Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025–2030 pada 20 April 2026.
Kepada pewarta, Senin (11/5/2026), di ruang kerjanya menjelaskan bahwa khusus bantuan rehabilitasi jaringan irigasi nantinya akan tersebar di Kecamatan Toili, Toili Barat dan Toili Jaya.
Terkait volume kegiatan, Fadli belum bisa memastikannya, disebabkan kegiatan kegiatan tersebut bersifat swakelola dan masih menunggu Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Sedangkan untuk bantuan bangunan konservasi damprot sebanyak 9 unit, ia mengatakan bahwa nantinya akan diprioritaskan untuk mendukung program cetak sawah baru.
“Nantinya pembangunan itu merupakan dukungan terhadap komoditas padi atau cetak sawah baru,”ujarnya.
Fadli juga kembali menyebutkan jika bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut adalah bagian dari alokasi dana tugas pembantuan yang bertujuan mendukung program swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Banggai.
“Alhamdulillah banyak bantuan yang berhasil dilobi oleh pak Bupati, seperti bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), untuk program cetak sawah baru untuk tahun 2026,” tutupnya.**
Reporter : Amlin

