PALU, CS – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu resmi menjalin kerja sama dengan SMK Negeri 1 Tolitoli untuk pelaksanaan program magang bagi siswa Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama yang berlangsung di Kantor Diskominfosantik Kota Palu, Selasa (30/6/2026).
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Moh. Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si., bersama perwakilan SMK Negeri 1 Tolitoli.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palu dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemberian pengalaman kerja nyata bagi peserta didik sekolah menengah kejuruan.
Melalui program magang tersebut, siswa akan terlibat secara langsung dalam aktivitas kerja di lingkungan Diskominfosantik Kota Palu, khususnya pada bidang komunikasi, informatika, persandian, dan statistik.
Kesempatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memperluas wawasan peserta didik mengenai dunia kerja di sektor pemerintahan.
Kepala Diskominfosantik Kota Palu, Moh. Akhir Armansyah, mengatakan program magang menjadi sarana penting bagi siswa untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun keterampilan profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.
“Program magang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung sehingga kompetensi yang dipelajari di sekolah dapat diterapkan dalam lingkungan kerja yang sesungguhnya,” katanya.
Menurut Akhir, kehadiran peserta magang juga diharapkan semakin mempererat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi yang terus berkembang.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan lembaga pendidikan merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, kemitraan antara pemerintah daerah dan sekolah diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas generasi muda.
Program magang tersebut menjadi salah satu wujud kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam menciptakan lulusan sekolah kejuruan yang siap kerja, memiliki pengalaman lapangan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. *


