CARACAS, CS – Pemerintah Venezuela mulai mengintensifkan upaya pemulihan pascagempa dengan mendata bangunan yang mengalami kerusakan serta menyiapkan program pembangunan rumah baru bagi warga terdampak hingga akhir 2026.

Di tengah proses tersebut, bantuan internasional terus mengalir untuk mempercepat penanganan korban dan pemulihan wilayah yang porak-poranda akibat gempa.

Program pembangunan hunian baru menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menangani ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Sementara itu, warga yang rumahnya rusak atau dinyatakan tidak layak huni untuk sementara dipindahkan ke kamp-kamp pengungsian yang telah disiapkan pemerintah.

Selain fokus pada pemulihan, operasi pencarian korban masih berlangsung di sejumlah lokasi terdampak. Tim penyelamat dari 30 negara terus melakukan evakuasi meski menghadapi medan yang sulit akibat banyaknya bangunan runtuh.

Hingga laporan terbaru, korban gempa Venezuela tercatat mencapai 1.719 orang meninggal dunia, sementara lebih dari 5.000 orang mengalami luka-luka. Angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pencarian korban yang terus dilakukan.

Dukungan dari komunitas internasional juga terus berdatangan. Selain mengirimkan personel pencarian dan penyelamatan, sejumlah negara serta organisasi kemanusiaan menyalurkan bantuan darurat bagi para penyintas. Paus Leo XIV turut memberikan bantuan kemanusiaan senilai 100.000 euro untuk mendukung penanganan para korban.

Di wilayah ibu kota Caracas dan sejumlah daerah terdampak lainnya, ribuan warga masih bertahan di kamp-kamp pengungsian maupun tenda darurat. Banyak di antara mereka belum berani kembali ke rumah karena khawatir bangunan yang rusak sewaktu-waktu ambruk.

Pemerintah Venezuela menyatakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan penyediaan hunian yang aman bagi masyarakat terdampak.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga sekaligus mendukung proses pembangunan kembali wilayah yang mengalami kerusakan akibat gempa. *