KAIRO, CS – Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) resmi memperpanjang kontrak pelatih tim nasional Hossam Hassan selama empat tahun ke depan.
Keputusan tersebut membuat legenda sepak bola Mesir itu tetap menangani The Pharaohs hingga sekitar 2030.
Perpanjangan kontrak tersebut diumumkan setelah Mesir tersingkir dari Piala Dunia 2026. Meski mendapat sorotan dari sebagian suporter, federasi menilai Hassan masih menjadi sosok yang tepat untuk memimpin perjalanan timnas.
EFA memandang keberhasilan Mesir mencapai babak 16 besar Piala Dunia 2026 sebagai salah satu alasan utama mempertahankan Hossam Hassan. Keputusan itu disebut sebagai bentuk kepercayaan terhadap proyek jangka panjang, bukan sekadar respons atas hasil turnamen.
Namun, keputusan federasi tersebut menuai reaksi beragam dari pendukung timnas Mesir. Sebagian suporter mendukung langkah mempertahankan Hassan, sementara lainnya mempertanyakan waktu pengumuman perpanjangan kontrak yang dilakukan tidak lama setelah kegagalan di Piala Dunia.
Kritik dari sebagian fans lebih banyak diarahkan terhadap performa tim dan sejumlah kontroversi yang muncul dalam pertandingan terakhir Mesir di turnamen tersebut. Karena itu, perpanjangan kontrak dianggap terlalu cepat sebelum dilakukan evaluasi menyeluruh.
Meski mendapat tekanan publik, federasi tetap menunjukkan dukungannya kepada Hossam Hassan. EFA memilih melanjutkan kerja sama dibanding membuka kemungkinan pergantian pelatih atau evaluasi besar-besaran setelah Piala Dunia.
Dengan kontrak baru tersebut, Hossam Hassan akan memiliki kesempatan membangun kembali tim nasional Mesir untuk menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk persiapan menuju kompetisi besar hingga 2030.
Federasi berharap stabilitas kepemimpinan di kursi pelatih dapat membantu Mesir mempertahankan posisi sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika. *


