PALU, CS – Mantan Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah (Sulteng), Ferry Anwar, menegaskan tetap memilih berdiri bersama Ahmad Ali setelah memutuskan mundur dari struktur kepengurusan partai.
Ferry menyampaikan, keputusan tersebut bukan sekadar persoalan organisasi, melainkan bentuk penghargaan terhadap sosok yang menurutnya telah menjadi bagian penting dalam perjalanan politiknya selama lebih dari satu dekade.
“Pak Ahmad Ali adalah kakak, guru, dan saudara yang telah berjuang bersama selama 13 tahun. Apa pun kondisinya, saya tetap memilih berdiri di samping Ahmad Ali,” tegas Ferry.
Ia mengatakan, keberadaan Ahmad Ali Center (AAC) selama ini telah memberikan kontribusi terhadap perjalanan Partai NasDem di Sulawesi Tengah, termasuk dalam perolehan dukungan politik dan kemenangan sejumlah kader NasDem.
“AAC telah berkontribusi terhadap Partai NasDem, memberikan suara kepada partai, bahkan turut memenangkan kursi untuk NasDem,” ujarnya.
Menurut Ferry, anggapan bahwa orang-orang yang tergabung dalam AAC tidak memiliki komitmen terhadap Partai NasDem justru keliru. Ia menilai perjuangan para kader dan pendukung AAC selama ini telah menunjukkan bentuk dukungan terhadap partai.
“Kalau sekarang orang-orang AAC dianggap tidak memiliki komitmen terhadap NasDem, menurut saya justru terbalik. NasDem-lah yang tidak memiliki komitmen dan penghargaan terhadap orang-orang yang telah berjuang untuk partai,” katanya.
Ferry juga menegaskan bahwa Ahmad Ali Center bukan bagian dari struktur Partai NasDem, melainkan lembaga sosial. Menurutnya, hal tersebut telah dijelaskan langsung oleh Ahmad Ali saat deklarasi AAC.
“Ahmad Ali Center sudah dijelaskan sebagai lembaga sosial, bukan organisasi underbow partai,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pihaknya yang berada di AAC kemudian dihadapkan pada pilihan untuk tetap bersama Partai NasDem atau mendukung AAC.
“Kami yang berada di AAC diminta memilih antara Ahmad Ali Center atau NasDem,” ungkap Ferry.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Arman, membenarkan adanya pengunduran diri sejumlah pengurus.
Arman menyebut hingga Senin (3/8), baru empat pengurus yang secara resmi menyatakan mundur dari kepengurusan DPW Partai NasDem Sulteng. *


