NTT, CS – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 38 orang.

Berdasarkan data terkini yang dilaporkan pada Sabtu (15/8/2026), sekitar 2.000 warga juga telah mengungsi akibat gempa tersebut. Tim SAR bersama sejumlah unsur terkait masih melakukan penanganan dan evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.

Gempa kuat yang mengguncang wilayah NTT sebelumnya memicu peringatan dini tsunami. Kondisi tersebut membuat masyarakat di sejumlah wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari otoritas setempat.

Proses pencarian dan evakuasi korban masih berlangsung. Data mengenai jumlah korban maupun dampak kerusakan berpotensi berubah seiring proses pendataan di lapangan.

Pemerintah dan tim gabungan terus melakukan penanganan terhadap warga terdampak, termasuk evakuasi serta pemenuhan kebutuhan pengungsi.*