MOROWALI, CS – Kehadiran Jembatan Presisi yang dibangun Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mulai membuka akses yang sebelumnya menjadi kendala bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Morowali dan Morowali Utara (Morut).

Salah satu manfaat paling dirasakan warga berada di Dusun Kajuko’o, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Sebelum jembatan dibangun, warga, termasuk anak-anak sekolah, harus menyeberangi sungai untuk menuju sekolah maupun kawasan perkebunan.

Kini, akses tersebut menjadi lebih mudah setelah Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulteng membangun Jembatan Presisi Jenderal Awaloedin Djamin di wilayah tersebut.

Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulteng, Kompol Dimas Putra Kembaran, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri membantu masyarakat, terutama dalam membuka akses transportasi dan mendukung aktivitas sehari-hari.

“Seperti jembatan presisi di Desa Bente ini, dapat mempermudah mobilitas masyarakat untuk berkebun, terutama anak-anak yang berangkat bersekolah. Awalnya mereka harus menyeberangi sungai untuk ke sekolah dan kebun, sekarang sudah bisa lewat jembatan ini,” kata Dimas saat ngopi bareng bersama sejumlah jurnalis, Jumat (21/8/2026).

Selain di Desa Bente, Batalyon C Pelopor juga telah menyelesaikan revitalisasi dua jembatan lainnya, masing-masing di Desa Torete, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, dan Desa Lemboroma, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara.

Dimas mengatakan, pembangunan maupun revitalisasi tiga jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas ekonomi dan akses pendidikan.

Menurutnya, infrastruktur penghubung seperti jembatan memiliki peran penting bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi geografis.

“Kita berharap dengan adanya jembatan presisi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk mobilitas ekonomi maupun mempermudah akses bagi generasi bangsa dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.

Dimas menambahkan, pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan menjaga keberadaan jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Reporter: Murad