POSO, CS – Kebakaran kebun dan lahan gambut di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, masih dalam penanganan tim gabungan hingga Selasa (15/9/2026) siang.
Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 100 hektare. Lima unit alat berat ekskavator yang merupakan bantuan masyarakat dan perusahaan dikerahkan untuk membuat sekat pada lahan gambut guna menghambat penyebaran api.
Ketua DPRD Poso Semuel Munda turun langsung memantau proses penanganan kebakaran. Ia mengawasi pengerahan alat berat yang digunakan untuk memotong lahan gambut sebagai upaya membatasi jalur penyebaran api.
“Kita potong lahan gambut untuk membentengi penyebaran api ke arah permukiman warga,” kata Semuel Munda di lokasi.
Menurut Semuel, penanganan tersebut dilakukan karena api telah membakar sejumlah area perkebunan milik warga, termasuk kebun durian.
“Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” ujarnya.
Kapolsek Pamona Selatan Iptu Octavianus Batara mengatakan, lima alat berat dikerahkan untuk memperkuat penyekatan agar api tidak semakin meluas ke perkebunan warga.
“Kita berharap adanya penyekatan api tidak lagi menjalar ke kebun-kebun warga,” ujar Octavianus.
Selain memantau proses pemadaman, Semuel Munda bersama Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar turut meninjau kondisi SMA Negeri 1 Pamona Selatan yang juga terdampak kebakaran.
Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Poso, Satpol PP-Damkar Poso, TNI, Damkar Luwu Timur, serta masyarakat setempat.
Hingga Selasa siang, petugas masih fokus melakukan pemadaman dan penyekatan untuk mencegah api meluas ke kawasan permukiman dan lahan perkebunan warga.
Reporter: Hakim


