PALU, CS – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, menyetujui rencana pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) V Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Alkhairaat (PP HPA), Desember 2026. .

Persetujuan itu disampaikan Anwar Hafid saat menerima audiensi dan silaturahmi 12 pengurus PP HPA yang dipimpin Ketua Umum Ashar Yahya, Selasa (13/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan panitia serta sejumlah kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan Munas.

Dalam dialog itu, Anwar menanyakan waktu pelaksanaan kegiatan kepada Ashar. Ketua Umum PP HPA tersebut menjelaskan bahwa Munas direncanakan berlangsung Desember 2026, dengan jadwal yang disesuaikan dengan persetujuan gubernur.

“Rencananya Desember, tapi kami menyesuaikan dengan Pak Gubernur,” ujar Ashar Yahya.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, Anwar menyetujui rencana pelaksanaan Munas pada Desember mendatang. Ia juga menyarankan agar kegiatan dipersiapkan dengan baik dan dilaksanakan secara meriah untuk membangkitkan kembali semangat para Abnaul Khairaat di berbagai daerah.

Menurut Anwar, penguatan semangat ke-Alkhairaat-an menjadi penting agar kecintaan terhadap organisasi dan perjuangan pendirinya, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua, tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

Dalam pembahasan lokasi kegiatan, Anwar turut mengarahkan panitia untuk mempertimbangkan Gelora Bumi Kaktus (GBK) di Palu sebagai tempat pelaksanaan Munas.

“Bikin di GBK (Gelora Bumi Kaktus). Silakan, saya setujui di situ. Tempatnya lumayan besar,” katanya.

Selain membahas jadwal dan lokasi, pertemuan tersebut juga menyinggung rencana mengundang sejumlah pejabat pemerintah pusat untuk menghadiri Munas, termasuk Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang diharapkan dapat membuka kegiatan tersebut.

Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan agenda nasional organisasi kepemudaan Alkhairaat tersebut.

Sementara itu, Ashar Yahya menjelaskan bahwa Munas V PP HPA tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga diarahkan untuk menghidupkan kembali peran perwakilan HPA yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia.

Ia menyebut, pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Pelatihan Kader Nasional (PKN) pada bulan sebelumnya merupakan bagian dari upaya membangun kembali semangat ke-Alkhairaat-an di kalangan kader.

“Tujuan kami melaksanakan ToT PKN bulan lalu membangun kembali spirit ke-Alkhairaat-an,” jelas Ashar.

Melalui Munas V mendatang, PP HPA berharap konsolidasi organisasi dapat diperkuat, jaringan kepengurusan di berbagai provinsi kembali diaktifkan, serta semangat kader dalam melanjutkan nilai-nilai perjuangan Guru Tua semakin tumbuh. *