PARIMO, CS – Sejumlah nelayan Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) sudah sepekan ini enggan turun melaut, akibat ombak besar di perairan Teluk Tomini.
Sebagian nelayan mengaku, saat ini terjadi ombak besar disertai angin kencang. Kondisi ini diperkirakan hingga bulan Februari mendatang,
Salah satu nelayan, Ilwanto mengaku, keputusan tidak melaut, karena khawatir dengan kondisi alam saat ini.
“Kami tidak berani turun melaut karena cuaca ekstrem,” aku Ilwanto, Ahad 24 Januari 2021.
Ia menuturkan, meski demikian, sebagian nelayan terpaksa nekad melaut dikarenakan kondisi perekonomian yang mereka penuhi.
Bahkan, sebagian lagi memanfaatkan ikan yang ada untuk dijadikan ikan asin untuk bisa dipasarkan, agar kebutuhan ekonomi terpenuhi.
“Harga ikan di pasaran saat ini memang mahal. Hasil tangkapan pun tidak seperti hari biasanya,” ucapnya.
Nelayan lainnya, Fikri, terpaksa turun melaut yang tidak jauh dari bibir pantai. Meskipun hasil tangkapan tidak sesuai, namun masih bisa untuk dijual ke pasar.
“Alhamdulillah, untuk makan sehari-hari saya masih dapat tapi untuk melaut tidak terlalu jauh seperti biasa,” tutupnya. (MW)

