MAJALENGKA, CS – PBOS Palu berhasil keluar sebagai juara Indonesia S League (ISL) Seri Nasional Majalengka kategori U-17 setelah menaklukkan EJFA DKI dengan skor 2-1 dalam partai final yang berlangsung sengit.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dengan tempo permainan tinggi. Laga baru berjalan 3 menit 46 detik ketika PBOS Palu mendapatkan hadiah penalti setelah salah satu pemainnya dijatuhkan di dalam kotak terlarang.

Pemain bernomor punggung 8, Ferry Hanan, yang dipercaya sebagai eksekutor, menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan penaltinya sukses mengecoh penjaga gawang EJFA DKI dan membawa PBOS Palu unggul cepat 1-0.

Gol cepat tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. EJFA DKI berusaha membalas melalui sejumlah serangan dari kedua sisi lapangan, sementara PBOS Palu tampil disiplin menjaga lini pertahanan dan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya.

Meski kedua tim sama-sama menciptakan peluang, skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat. Jual beli serangan terus tersaji di hadapan para penonton. Kedua tim tampil ngotot, memperlihatkan determinasi tinggi demi meraih gelar juara. Lini tengah menjadi arena duel yang ketat, sementara setiap peluang yang tercipta mampu memancing sorak-sorai dari tribun.

Saat pertandingan memasuki menit ke-34 babak kedua, PBOS Palu kembali menunjukkan efektivitas permainan. Berawal dari skema serangan balik cepat, kerja sama apik dua pemain depan berhasil membongkar pertahanan EJFA DKI. Bola kemudian diselesaikan dengan baik oleh pemain bernomor punggung 18, M. Fadly Yambali, untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Tertinggal dua gol tidak membuat EJFA DKI menyerah. Tim asal ibu kota itu terus meningkatkan tekanan dan berupaya mengejar ketertinggalan.

Usaha tersebut membuahkan hasil setelah mereka memperoleh tendangan bebas di luar kotak penalti.

Pemain bernomor punggung 17, Rama, yang maju sebagai eksekutor, melepaskan tendangan terukur yang gagal dijangkau kiper PBOS Palu. Gol tersebut memperkecil kedudukan menjadi 2-1 dan kembali menghidupkan asa EJFA DKI untuk menyamakan skor.

Memasuki masa injury time, pertandingan berlangsung semakin menegangkan. Kedua tim sama-sama bermain dengan agresivitas tinggi. EJFA DKI terus menggempur pertahanan lawan demi mencari gol penyeimbang, sedangkan PBOS Palu bertahan dengan disiplin sambil sesekali mengancam melalui serangan balik cepat.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-1 tetap bertahan. Kemenangan itu memastikan PBOS Palu keluar sebagai juara Indonesia S League Seri Nasional Majalengka kategori U-17 setelah melalui pertandingan final yang berlangsung ketat, penuh semangat juang, dan menyuguhkan tontonan menarik hingga detik terakhir. *