MIAMI, CS – Timnas Inggris diprediksi sedikit lebih diunggulkan saat menghadapi Norwegia pada laga fase gugur perpempat final Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung di Hard Rock Stadion, Miami, Amerika Serikat, Sabtu (11/7/2026) pukul 17.00 waktu setempat, atau Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB.
Meski demikian, tim yang berjuluk The Three Lions dipastikan tidak akan menjalani pertandingan dengan mudah, mengingat Norwegia memiliki lini depan yang dihuni Erling Haaland dan dikomandoi Martin Odegaard.
Inggris diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Jordan Pickford di bawah mistar gawang. Lini belakang diprediksi ditempati Djed Spence, Ezri Konsa, Marc Guéhi, dan James O’Reilly.
Di sektor tengah, Declan Rice akan berduet dengan Elliot Anderson sebagai jangkar, sementara Bukayo Saka, Jude Bellingham, dan Anthony Gordon menopang Harry Kane yang dipercaya menjadi ujung tombak.
Sementara itu, Norwegia kemungkinan tampil dengan skema 4-3-3. Orjan Nyland diprediksi mengawal gawang, sedangkan Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, Torbjørn Heggem, dan David Møller Wolfe mengisi lini pertahanan.
Lini tengah akan diperkuat Fredrik Aursnes, Sander Berge, dan Martin Ødegaard. Adapun trio Oscar Bobb, Erling Haaland, dan Alexander Sorloth diperkirakan menjadi andalan di lini serang.
Secara kualitas skuad, Inggris dinilai memiliki keseimbangan permainan yang lebih baik, terutama di sektor pertahanan dan kedalaman pemain. Faktor tersebut menjadi modal penting menghadapi pertandingan fase gugur yang membutuhkan konsistensi sepanjang laga.
Di sisi lain, Norwegia tetap memiliki peluang menciptakan kejutan apabila mampu memanfaatkan transisi cepat. Kolaborasi Odegaard sebagai pengatur serangan dengan Haaland sebagai penyelesai akhir menjadi senjata utama yang harus diwaspadai Inggris.
Dari catatan pertemuan, Inggris juga memiliki rekor yang lebih baik. Dalam lima laga terakhir menghadapi Norwegia, The Three Lions mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Inggris menang 1-0 pada 2012, 1-0 pada 2005, 2-1 pada 2004, serta 2-0 pada 1997. Sementara satu-satunya hasil imbang terjadi pada 1993 dengan skor 1-1. Dalam lima tahun terakhir, kedua tim tidak pernah bertemu di ajang resmi.
Melihat performa dan komposisi pemain kedua tim, Inggris diprediksi mampu mengamankan kemenangan tipis 1-0. Namun, jika pertandingan berlangsung terbuka, skor 2-1 untuk The Three Lions menjadi hasil yang cukup realistis. *


