MOROWALI, CS – Ketua Tim Kerja Iksan Bersama Rakyat (IBR), Asfar, menilai persoalan yang mencuat terkait dugaan intimidasi yang dilaporkan salah seorang anggota HIPMI Morowali terhadap Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, lebih disebabkan oleh miskomunikasi.

Asfar mengatakan, hubungan antara Bupati Iksan dan anggota HIPMI Morowali, Zulkarnain (Zul), selama ini terjalin sangat baik. Bahkan, menurutnya, keduanya sudah seperti kakak dan adik sehingga persoalan tersebut tidak sepatutnya dibesar-besarkan.

“Saya melihat ini lebih kepada miskomunikasi. Pak Iksan dan Zul itu sudah seperti kakak beradik. Sangat disayangkan jika hubungan baik itu justru dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak senang untuk mencoba memecah kebersamaan mereka,” kata Asfar, Jumat (17/7/2026).

Ia berharap masyarakat tidak mudah terpancing oleh berbagai isu yang berpotensi memecah persatuan di Kabupaten Morowali. Menurutnya, setiap perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan secara baik tanpa mengganggu kondusivitas daerah.

Asfar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang aman dan mendukung pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.

“Menjaga Morowali adalah tanggung jawab kita bersama. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai mengorbankan persatuan. Mari kita mendukung pemerintah dalam menjalankan program pembangunan dan bersama-sama membangun Morowali agar semakin maju,” ujarnya.

Sebelumnya, dugaan intimidasi yang melibatkan Bupati Morowali dan salah seorang anggota HIPMI Morowali sempat mencuat setelah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Namun, Tim Kerja IBR menilai persoalan tersebut lebih tepat dipahami sebagai bentuk miskomunikasi yang dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan polemik berkepanjangan.

Reporter: Murad