Tekan Angka Stunting, BKKBN Sulteng Sosialisasi Alat Kontrasepsi Implant Batang di Parimo

Wakil Bupati Parimo, Badrun Nggai memantau proses pelaksanaan pemasangan implan batang. (FOTO : IST)

PARIMO, CS – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengelar sosialisasi dan pemasangan alat kontrasepsi Implant batang secara gratis, di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Sosialisasi pemasangan implan batang yang bertujuan untuk menekan angka stunting itu, mendapat respon posotif dari masyarakat. Terlihat banyak yang mengikuti kegiatan ini, khusus kaum ibu-ibu, dalam mensukseskan program pemerintah untuk Keluarga Berencana (KB).

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Budi Prasetyo Pindah ke Polda Sulteng, Kurir On-line Ini Merasa Kehilangan

“Ini adalah salah satu program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, dengan harapan program ini ibu rumah tangga turut serta dalam mensukseskan program KB di wilayah Parimo,” ucap Wakil Bupati Parimo. Badrun Nggai, saat membuka kegiatan, di Puskesmas Sumbersari belum lama ini.

Ia menjelaskan, implan atau susuk ini digunakan untuk penjarangan dari proses kelahiran demi kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Dua menyampaikan, selaku Ketua Penanganan Stunting Parimo, ini menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam menekan angka Stunting melalui program KB.

“Pentingnya pemeriksaan sejak dini kehamilan ibu hamil dan bayi, sangat diharapkan agar terhindar dari penyakit Stunting,” jelasnya.

Baca Juga :  CSR BUMN Fokus Pemberdayaan UMKM, Maman : Pelaku Usaha Harus Bangkit di Tengah Pandemi

Ia menambahkan, untuk itu ibu hamil atau bayi yang telah lahir diharapkan setiap saat melakukan kontrol ke bidan desa, demi untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bagi sang ibu hamil dan juga bayi yang lahir agar mendapatkan imunisasi lengkap.

“Saya berharap bagi Ibu hamil dan bayi terus melakukan kontrol, agar kesehatan dan tumbuh kembang dapat terjamin serta menghindari sunting,” pungkasnya. (Ahmad Dani)

Pos terkait