PARIMO, CS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menggelar sosialisasi pemanfaatan operasional pelayanan dan tata kelola pelabuhan, di Aula Katombo Pangkalan Pandaratan Ikan (PPI) Paranggi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu 8 Oktober 2022.
Kepala DKP Sulteng, H. Moh. Arif Latjuba, SE, M.Si saat membuka kegiatan menyampaikan, pelabuhan perikanan memiliki tugas dan fungsi yang sangat strategis dalam menindaklanjuti segala kebijakan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sebagai salah satu kawasan sentra perikanan dalam memfasilitasi seluruh aktifitas nelayan dan masyarakat disekitarnya.
“Pelabuhan perikanan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan berdasarkan wilayah operasionalnya,” katanya.
Kata Arif, PPI Paranggi merupakan pelabuhan perikanan yang di kelola UPT Pelabuhan Perikanan Wilayah II – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah dengan wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso dan Kabupaten Tojo Unauna.
“PPI Paranggi sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) menyelenggarakan 15 pelayanan yang dapat dikategorikan terdiri dari Pelayanan Teknis, Pelayanan Administrasi dan Pelayanan Keluhan Pelanggan yang memanfaatan Fasilitas dan Jasa Pelabuhan Perikanan,” terangnya.
Olehnya, Arif mengharapkan kepada seluruh nelayan, pemasar dan pedagang serta masyarakat lainnya, agar dapat memanfaatkan fasilitas yang ada pada UPT PP Wilayah II-PPI Paranggi dengan sebaik-baiknya, dan juga turut berpasrtisipasi dalam pemeliharaan fasilitas serta menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan PPI Paranggi.
“Jangan lupa untuk selalu melengkapi dokumen kapal penangkap ikan sebelum melaksanakan operasional dilaut, melengkapi semua perangkat keselamatan berlayar sebagai bentuk kepatuhan terhadap pertauran perundangan yang berlaku, dan tentu saja dapat menjamin keselamatan dan keberlanjutan usaha perikanan tangkap di wilayah ini,” pesannya.
Kegiatan itu dihadiri 50 peserta, terdiri dari perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Parimo. Bidang Perikanan Tangkap – DKP Provinsi Sulteng, Bidang PSDKP – DKP Provinsi Sulteng. UPT Konservasi Teluk Tomini, Aparat Desa Paranggi, Penyuluh Perikanan Kabupaten Parimo, nelayan pemilik Kapal 10-30 GT Penerima Dokumen Surat Kelaikan Kapal Perikanan (SKKP), Nelayan pemilik kapal 0-3 GT (Penerima Dokumen Tanda Daftar Kapal Perikanan (TDKP) dan Nahkoda kapal Penangkapan Ikan.
Sementara pemateri, diantaranya Kepala DKP Provinsi Sulteng, H.Moh.Arif Latjuba, SE, M.Si, membawakan materi Kebijakan Pembangunan dan Pemanfaatan Pelabuhan Perikanan sebagai keteraturan dan kemandirian fiskal daerah. Kemudian,
Kepala DKIPS Provinsi Sulteng diwakili oleh Mohamad Affan, ST, M.Eng, Pranata Komputer pada Bidang Aplikasi Informatika, memberikan materi Strategi Pemanfaatan Teknologi dan Informasi dalam Pelayanan Publik.
Kapolsek Ampibabo, IPDA Zulham Abdillah, memberikan materi Pendampingan dan pembinaan ketertiban pelaku usaha perikanan tangkap.
Kasat Pol Airud Res Parigi Moutong I Putu Arcana, meberikan materi Keselamatan berlayar bagi kapal perikanan.
Komandan Pos TNI AL Parigi Moutong, Letda Laut (P) Aditya Nugroho, memberikan materi Penegakan hukum di Wilayah Laut 0 – 12 Mil sesuai kewenangan provinsi dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP). **


