MOROWALI, CS – Kasat Reskrim Polres Morowali IPTU Andi Harman Syah menjadi korban pencatutan nama oleh pihak tidak bertanggung jawab yang menggunakan akun WhatsApp palsu untuk melakukan penipuan.
Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, pelaku menggunakan nomor WhatsApp +62 823-9187-5113 dan mencatut nama serta foto IPTU Andi Harman Syah. Akun tersebut sempat menghubungi salah seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, dengan modus meminta ditransferkan sejumlah uang untuk pembelian tiket.
IPTU Andi Harman Syah menegaskan bahwa akun tersebut bukan miliknya dan merupakan akun palsu yang dibuat untuk tujuan penipuan. Ia juga menyampaikan bahwa nomor WhatsApp miliknya yang asli adalah +62 812-8000-2017.
“Saya tegaskan bahwa akun yang menggunakan nomor +62 823-9187-5113 itu palsu dan bukan milik saya,” ujar IPTU Andi Harman Syah dalam keterangannya, Rabu (30/4/2025).
Menanggapi hal tersebut, IPTU Andi mengimbau masyarakat, khususnya para ASN dan pengusaha di Kabupaten Morowali, untuk lebih waspada terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.
“Masyarakat, seluruh ASN serta para pengusaha diimbau tidak mudah percaya dan jangan melayani permintaan mencurigakan dari pihak yang mengaku sebagai Kasat Reskrim atau pejabat Polres Morowali. Laporkan segera jika menerima pesan serupa,” tegasnya.
Polres Morowali juga mengingatkan bahwa segala bentuk komunikasi resmi dari institusi kepolisian tidak dilakukan melalui permintaan pribadi apalagi dengan permintaan dana. Masyarakat diharapkan melaporkan setiap dugaan penipuan serupa ke pihak berwajib agar segera ditindaklanjuti.
Reporter : Murad


