BANGGAI,CS-Kepala Bidang Penataan Bangunan dan Infrastruktur Permukiman (BPBIP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banggai, Ir I Putu Jati Arsana, mengakui jika masih banyak proyek fisik yang belum dilelang.

Menurutnya itu terjadi karena disebabkan beberapa hal yang diluar kendali daerah, salah satunya perubahan analisa harga satuan untuk pekerjaan bidang cipta karya bangunan gedung, oleh Kementerian.

Tak sampai disitu kata Putu, perubahan kembali terjadi setelah pihaknya selesai melakukan penyesuaian harga satuan. Dimana PUPR Banggai kembali mendapatkan informasi terkait adanya lonjakan harga bahan baku konstruksi, seperti besi dan semen.

“Kemarin itu sudah kami lakukan penyesuaian, tapi muncul lagi perubahan harga besi dan semen yang naik,” ungkapnya Putu, kepada pewarta, Rabu (15/4/2026).

Dengan adanya perubahan harga satuan dan lonjakan bahan baku tersebut, Putu mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan masukan dari pihak penyedia jika dipaksakan maka beresiko terhambatnya pekerjaan dan malah para kontraktor tidak akan mengajukan penawaran.

“Tidak bisa juga kita paksa mengacu pada harga lama, karena kontraktor tidak mau karena mereka rugi, dan bisa saja beresiko proyeknya tidak jalan,” ujarnya.**

Reporter: Amlin