MOROWALI, CS – Komandan Kodim (Dandim) 1311/Morowali, Letkol Inf Boyke Baja Imanuel Sirait, mengungkapkan niatnya untuk membangun panti asuhan di Kabupaten Morowali.

Keinginan tersebut disampaikan Baja saat acara silaturahmi Kodim 1311/Morowali bersama insan pers se-Kabupaten Morowali yang berlangsung, di Aula Makodim, Rabu (26/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Baja meminta dukungan dan bantuan dari para wartawan untuk merealisasikan rencana pembangunan panti asuhan tersebut.

Ia mengatakan, proses awal pembangunan saat ini tengah dilakukan dengan mencari lahan yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi panti asuhan.

“Saya mohon dukungan dan bantuan dari rekan-rekan wartawan. Itu sudah niat saya membangun panti asuhan. Proses saat ini yang sementara dilakukan yakni mencari lahan untuk tempat pembangunannya,” tandas Baja.

Menurutnya, pembangunan panti asuhan tersebut merupakan salah satu keinginan yang ingin diwujudkannya selama menjabat sebagai Dandim 1311/Morowali.

Penyampaian rencana tersebut dilakukan di tengah agenda silaturahmi bersama insan pers. Dalam pertemuan itu, Baja juga menekankan pentingnya menjaga kemitraan antara Kodim 1311/Morowali dengan wartawan.

Ia menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung tugas TNI menjaga ketahanan wilayah.

“Tujuan kita bersilaturahmi seperti ini untuk memperkuat sinergi. Rekan-rekan wartawan memiliki andil yang strategis sebagai pemberi informasi ke masyarakat,” ungkapnya.

Baja juga berharap sinergi antara TNI dan insan pers terus diperkuat di tengah perkembangan teknologi dan dinamika zaman yang semakin cepat.

“Dinamika perkembangan zaman juga tentu menjadi tantangan tersendiri bagi TNI dalam menjaga ketahanan wilayah. Olehnya itu, sinergi seluruh elemen harus dibangun, termasuk dengan jurnalis atau insan pers,” jelasnya.

Silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana keakraban. Para wartawan yang hadir diberi kesempatan berdialog langsung dengan Dandim sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.

Reporter: Murad