PALU, CS – Sebanyak 24 kelurahan dari tujuh kecamatan di Kota Palu mulai bersaing dalam Kompetisi Sepak Bola Amatir Antar Kelurahan se-Kota Palu memperebutkan Piala Wali Kota Palu Tahun 2026.

Kompetisi tersebut resmi bergulir setelah dibuka, Senin (14/9/2026) pukul 16.00 WITA di Lapangan Sepak Bola Faqih Rasyid.

Pembukaan ditandai dengan seremoni tendangan kick-off yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palu, Bachtiar.

Piala Wali Kota Palu 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara antarkelurahan, tetapi juga diarahkan sebagai wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta sepak bola lokal.

Dalam sambutan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, S.E., yang disampaikan Bachtiar, kompetisi tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat persatuan antarkelurahan.

“Piala Wali Kota Palu Tahun 2026 ini tidak hanya kita lihat sebagai sebuah kompetisi untuk mencari pemenang. Kita ingin kompetisi ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, memperkuat persatuan antarkelurahan, sekaligus menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta sepak bola yang ada di Kota Palu,” ujar Bachtiar.

Menurutnya, Kota Palu memiliki banyak anak muda dengan kemampuan dan potensi di bidang olahraga, termasuk sepak bola. Karena itu, kompetisi antarkelurahan diharapkan dapat menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan bakat mereka.

Sebanyak 24 kelurahan yang ambil bagian berasal dari tujuh kecamatan.

Kecamatan Mantikulore menjadi wilayah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni tujuh kelurahan. Masing-masing Tanamodindi, Tondo, Kawatuna, Lasoani, Poboya, Layana, dan Talise.

Kecamatan Tatanga dan Ulujadi masing-masing mengirimkan empat kelurahan. Tatanga diwakili Nunu, Pengawu, Boyaoge, dan Duyu. Sedangkan Ulujadi diwakili Tipo, Buluri, Silae, dan Kabonena.

Selanjutnya, Kecamatan Tawaeli mengikutsertakan tiga kelurahan, yakni Baiya, Lambara, dan Panau. Kecamatan Palu Barat diwakili Lere dan Baru.

Sementara Kecamatan Palu Selatan mengirimkan Tatura Utara dan Birobuli Utara. Adapun Kecamatan Palu Utara diwakili Kayumalue Pajeko dan Kayumalue Ngapa.

Kompetisi berlangsung selama 12 hari, mulai 14 hingga 26 September 2026. Pertandingan digelar di dua venue, yakni Lapangan Sepak Bola Faqih Rasyid dan Lapangan Sepak Bola Gawalise Tipo.

Selain menjadi ajang pembinaan atlet, kompetisi tersebut juga diselenggarakan untuk mempererat silaturahmi antarmasyarakat dan mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Pelaksanaan Piala Wali Kota Palu 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Palu yang diperingati pada 27 September 2026.

Pembukaan kompetisi turut dihadiri Pangdam XXII/Palaka Wira, Kapolres Kota Palu, Kajasdam XXII/Palaka Wira, jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Kota Palu, Ketua KONI Kota Palu, para camat, serta lurah dari 24 kelurahan peserta.

Hadir pula para ofisial dan tim peserta, perangkat pertandingan, tim kesehatan, tim keamanan, media peliputan, serta masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Melalui kompetisi tersebut, Pemerintah Kota Palu berharap sepak bola tidak hanya menjadi tontonan dan ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi ruang membangun kebersamaan, sportivitas, serta membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta sepak bola baru dari tingkat kelurahan. *