MOROWALI, CS – Layanan mobile banking Bank Sulteng mengalami gangguan. Sejumlah nasabah di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, mengeluhkan aplikasi yang lambat, sulit diakses hingga transaksi gagal dalam beberapa hari terakhir.

Gangguan tersebut dirasakan nasabah saat menggunakan layanan digital untuk melakukan transfer, pembayaran hingga mengecek saldo. Kondisi ini membuat aktivitas transaksi warga terganggu, terutama bagi nasabah yang mengandalkan layanan perbankan digital.

Salah seorang nasabah Bank Sulteng di Morowali, Dullah, mengaku kesulitan ketika hendak melakukan transfer untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anaknya yang berada di luar Morowali.

“Saat kami akan melakukan transfer, prosesnya sangat lama kemudian muncul keterangan gagal. Kondisi ini sudah terjadi sejak kemarin, Pak,” ujar Dullah, Minggu (4/10/2026).

Menurut Dullah, gangguan layanan tersebut cukup menyulitkan masyarakat, terlebih bagi warga di wilayah kepulauan yang sebagian aktivitas keuangannya kini bergantung pada layanan digital.

“Kami berharap pihak Bank Sulteng segera melakukan perbaikan dan memberikan penjelasan resmi kepada nasabah agar tidak menimbulkan keresahan,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bank Sulteng Cabang Morowali, Zulfia, mengatakan pihaknya tengah melakukan perbaikan sistem.

“Kami sedang maintenance server karena ada pengembangan kualitas layanan dan keamanan transaksi,” kata Zulfia saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Bank Sulteng sebelumnya telah mengumumkan adanya penyesuaian sistem untuk pemeliharaan sekaligus peningkatan kualitas layanan.

Penyesuaian sistem tersebut diperkirakan berlangsung hingga satu minggu, terhitung sejak 3 Oktober 2026.

Sejumlah layanan perbankan turut terdampak, di antaranya pembayaran melalui QRIS, transfer antarbank melalui Bank Sulteng Mobile dan ATM, penarikan tunai melalui jaringan ATM Bersama, layanan Laku Pandai, serta transaksi belanja menggunakan kartu debit Bank Sulteng melalui mesin EDC bank lain.

Untuk layanan Laku Pandai, fitur transfer antarbank melalui Laku Pandai Mobile dan layanan Laku Pandai EDC juga masih dalam proses pemeliharaan.

Bank Sulteng menyediakan sejumlah alternatif bagi nasabah yang mengalami kendala transaksi selama proses penyesuaian sistem berlangsung.

Penarikan tunai masih dapat dilakukan melalui seluruh jaringan ATM Bank Sulteng. Nasabah juga dapat mendatangi kantor cabang atau kantor layanan Bank Sulteng terdekat sesuai jam operasional.

Sementara kebutuhan transfer ke bank lain dapat dilakukan melalui layanan SKN atau RTGS di kantor cabang Bank Sulteng.

Gangguan tersebut berlangsung di tengah pembaruan sistem digital Bank Sulteng. Sebelumnya, bank tersebut telah menutup aplikasi mobile banking versi lama dan mengarahkan nasabah untuk menggunakan aplikasi m-banking versi terbaru.

Bank Sulteng memastikan proses pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan keamanan transaksi. Bank juga menyatakan akan terus mengupayakan agar seluruh layanan kembali tersedia secara optimal.

Nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau mengalami kendala transaksi diimbau menghubungi saluran komunikasi resmi Bank Sulteng atau WhatsApp Customer Service di 0819-1440-0002.

Bank Sulteng juga meminta nasabah mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal komunikasi resminya terkait ketersediaan layanan. *