Deklarasi Pencalonan Pilgub, Anwar Hafid : Yang Setengah Hati Mendukung Sebaiknya Mundur

PALU – Di hadapan ribuan simpatisan, Anggota DPR RI, Anwar Hafid dan Wakil Walikota Palu, Reny Lamadjido mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin 8 Juli 2024.

Acara yang berlangsung di Salah satu hotel di Kota Palu ini dihadiri lebih dari tiga ribu pendukung dan 58 relawan resmi.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  AHY Serahkan SK B.1-KWK kepada Anwar Hafid - Reny A. Lamadjido untuk Pilkada Sulteng

Anwar Hafid, yang berasal dari partai Demokrat, memberikan janji ambisius kepada pendukungnya. Ia berkomitmen, jika tidak mampu merealisasikan program pendidikan dan kesehatan dalam waktu tiga tahun masa jabatannya, ia akan mundur dari posisi gubernur.

“Kalau program kesehatan dan pendidikan tidak dibikin dalam tiga tahun saya jadi gubernur, saya mundur. Catat ini baik-baik,” tegas Anwar.

Selain itu, Anwar menegaskan pentingnya loyalitas dan komitmen dari para pendukungnya.

Ia menyatakan bahwa siapapun yang tidak sepenuh hati mendukungnya sebaiknya mundur dari sekarang.

“Persoalannya adalah bagaimana supaya kita punya keterikatan. Pegang baik-baik, nanti kalau khianati saya, hati-hati. Besok lihat, besok ada yang berkhianat, tunggu-tunggu saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Bakal Calon Gubernur Sulteng Ahmad Ali Jenguk Wakil Gubernur Ma’mun Amir di RSUD Luwuk

Dengan semangat penuh keyakinan, Anwar menyampaikan bahwa meski ribuan orang di Sulteng tidak mendukung pasangan BERANI (Bersama Anwar Reny), jika Tuhan menghendaki, mereka tetap akan terpilih.

“1000 berkumpul manusia di Sulteng tidak menghendaki BERANI jadi gubernur, tapi jika Allah berkehendak, jadi,” tegasnya.

Dalam menghadapi kontestasi pemilihan kepala daerah, Anwar juga mengimbau seluruh simpatisan dan relawannya untuk tidak meremehkan lawan politik.

“Setiap ketemu orang sampaikan jangan lupa BERANI, sampaikan saja, nanti Allah yang bolak-balikkan hatinya,” katanya.

Pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido berjanji membawa perubahan signifikan bagi Sulteng, dengan fokus pada sektor pendidikan dan kesehatan, sebagai prioritas utama mereka. (FR)

Pos terkait