MOROWALI, CS – Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar rapat Tim Pemantauan Orang Asing dan Organisasi Masyarakat Asing serta Tim Forum Kewaspadaan Dini Daerah, di Cafe Beach Naka, Kecamatan Bungku Tengah, Kamis (28/8/2025).
Rapat dipimpin Kepala Bakesbangpol Morowali, Drs. Bambang S. Soerojo, dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Morowali, Ihwan Mohammad Thaiyeb, Wakapolres Morowali, Kasdim 1311/Mrw, Danposal Morowali, perwakilan Imigrasi Kelas II Non-TPI Banggai, Bea Cukai, Satpol-PP, Dishub, Disnakertrans, DLH, Kemenag, serta sejumlah undangan lainnya.
Bambang menjelaskan, rapat ini dilaksanakan berdasarkan Permendagri Nomor 49 Tahun 2010, Permendagri Nomor 50 Tahun 2010, dan Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 sebagai perubahan atas Permendagri Nomor 56 Tahun 2017.
Ia menegaskan, forum ini menjadi wadah untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan, mulai dari keberadaan tenaga kerja asing (TKA), masalah lingkungan, kemacetan lalu lintas, hingga persoalan sosial di kawasan pertambangan, khususnya Bahodopi.
“Pertemuan ini menjadi tempat untuk bersama-sama membahas perkembangan tenaga kerja asing, termasuk data valid jumlah TKA yang bekerja di Morowali. Selain itu, juga membahas kepadatan lalu lintas, penanganan sampah, dan situasi sosial ekonomi,” ujarnya.
Wakil Ketua I DPRD Morowali, Ihwan Mohammad Thaiyeb, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap keberadaan orang asing di Morowali.
“Pengawasan ekstra diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk keberadaan tenaga kerja asing ilegal. Jika semua TKA dapat dideteksi secara keseluruhan, tentu ini juga dapat menambah potensi pendapatan daerah,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk berkolaborasi dalam mengatasi persoalan daerah, mulai dari keamanan dan ketertiban, kemacetan lalu lintas, hingga masalah sosial lainnya.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian saran dan masukan dari para peserta, yang diharapkan dapat menjadi rekomendasi strategis untuk ditindaklanjuti bersama, demi menjaga stabilitas dan ketertiban di Kabupaten Morowali.
Reporter: Murad

