MOROWALI,CS – Pemerintah Kabupaten Morowali mengalokasikan anggaran sebesar Rp110 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, untuk membangun sekolah percontohan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, Arifin Lakene, mengatakan program pembangunan sekolah percontohan merupakan salah satu program strategis yang menjadi prioritas Bupati dan Wakil Bupati Morowali dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan.
“Pembangunan sekolah percontohan tersebut juga sudah mulai berjalan. Tahun ini merupakan pelaksanaan tahap pertama,” kata Arifin Lakene di kantornya, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, pada tahap pertama tahun 2026, sekolah percontohan dibangun di lima kecamatan, yakni Kecamatan Witaponda, Bumi Raya, Bungku Tengah, Bahodopi, dan Bungku Pesisir.
Di setiap kecamatan tersebut, pemerintah membangun masing-masing satu Sekolah Dasar (SD) dan satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diproyeksikan menjadi model pengembangan pendidikan di Kabupaten Morowali.
“Program sekolah percontohan ini merupakan salah satu program strategis Pak Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.
Menurut Arifin, sekolah percontohan tidak hanya menghadirkan bangunan yang representatif, tetapi juga dirancang untuk menciptakan sistem pembelajaran yang berkualitas. Berbagai sarana dan prasarana pendukung juga akan disiapkan agar sekolah tersebut menjadi contoh bagi sekolah lain, baik dari sisi kualitas pendidikan maupun pelayanan.
Untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran, Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali telah menjalin koordinasi dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Nantinya dari BGTK yang akan memberikan pendampingan dalam pengembangan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah percontohan,” jelas Arifin.
Pemerintah Kabupaten Morowali menargetkan pembangunan sekolah percontohan tahap pertama di lima kecamatan tersebut dapat rampung pada akhir 2026.
Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun berikutnya di lima kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Bungku Barat, Bungku Timur, Menui Kepulauan, Bungku Selatan, dan Sombori.
“Tahun berikutnya menjadi giliran lima kecamatan lagi untuk dibangun sekolah percontohan. Jadi, kegiatan pembangunan memang dilakukan secara bertahap,” katanya.
Arifin menegaskan, seluruh kecamatan di Kabupaten Morowali nantinya akan memiliki sekolah percontohan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Seluruh kecamatan di Kabupaten Morowali bakal ada sekolah percontohan. Hal tersebut merupakan bentuk keseriusan Pak Bupati terhadap peningkatan dunia pendidikan,” pungkasnya.
Reporter: Murad


