CHENGDU, CS – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak Pemerintah Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok, membangun masa depan bersama melalui penguatan investasi, hilirisasi industri, perdagangan, pengembangan teknologi, hingga pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Ajakan tersebut disampaikan Anwar Hafid saat memimpin delegasi Pemerintah Provinsi Sulteng dalam pertemuan dengan Deputi Gubernur Provinsi Sichuan, Mr. Zhang Dong Yun, di Chengdu, Sabtu (25/7/2026).
Pertemuan itu menjadi langkah strategis untuk mempererat hubungan kedua daerah sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Sulteng.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Provinsi Sichuan.
Menurutnya, Sichuan merupakan mitra strategis yang memiliki potensi besar untuk mendukung percepatan hilirisasi industri, pengembangan investasi, transfer teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulteng.
Ia mengungkapkan, hubungan kedua daerah telah menghasilkan capaian nyata. Chengdu Land Port Hub bersama Sichuan Henghui telah mengimpor daging durian beku asal Indonesia, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan kontrak niat pembelian durian Indonesia senilai lebih dari 50 juta Yuan Renminbi (RMB).
Keberhasilan tersebut, kata Anwar, menjadi fondasi untuk memperluas kerja sama ekonomi di berbagai sektor yang dinilai mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulteng menawarkan tujuh bidang kerja sama strategis kepada Pemerintah Provinsi Sichuan.
Ketujuh sektor tersebut meliputi hilirisasi industri durian, penguatan perdagangan komoditas unggulan, hilirisasi sektor pertanian, peternakan dan perikanan, pengembangan teknologi dan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta penguatan kemitraan jangka panjang antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.
Anwar Hafid juga mengundang Pemerintah Provinsi Sichuan beserta kalangan pelaku usaha untuk menanamkan investasi di Sulteng. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang aman, terbuka, dan kompetitif melalui kemudahan perizinan, kepastian hukum, penyediaan kawasan industri, serta dukungan penuh kepada para investor.
“Kami percaya investasi bukan hanya tentang penanaman modal, tetapi juga membangun kepercayaan, berbagi teknologi, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Kami mengundang Pemerintah Provinsi Sichuan menjadi mitra strategis dalam membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia bagian timur,” tegas Anwar Hafid.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Anwar Hafid didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Sulteng, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, Ketua KADIN Provinsi Sulteng, Gufran Ahmad, Kepala Badan Karantina Sulteng, Ahmad Alfian, Ketua APDURIN Hengky Idrus, Kepala Bappeda Sulteng, Arfan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Ricard Arnaldo, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dodot Tinarso, Ketua KADIN Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba Zaenong selaku Person in Charge (PIC) Delegasi Sulteng, serta Sekretaris Jenderal APDURIN Indonesia Aditya Pradewo.
Sementara itu, delegasi Pemerintah Provinsi Sichuan dipimpin langsung oleh Mr. Zhang Dong Yun bersama jajaran Komite Partai dan Pemerintah Provinsi Sichuan yang membidangi kerja sama internasional, investasi, perdagangan, dan pembangunan ekonomi. *


