JOMBANG, CS – Presiden Prabowo Subianto menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) dalam kapasitasnya sebagai anggota seumur hidup. Momentum tersebut menjadi bagian dari pertemuan Presiden dengan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan semangat gotong royong dalam menjalankan pemerintahan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden menyampaikan apresiasi atas pemberian Kartanu tersebut. Ia menyebut keanggotaan tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus pengingat mengenai pentingnya kebersamaan dalam membangun bangsa.
Prabowo Tekankan Semangat Gotong Royong
Menurut Prabowo, pembangunan Indonesia membutuhkan kerja bersama dari seluruh elemen bangsa. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Semangat gotong royong, kata dia, menjadi salah satu kekuatan penting untuk memastikan berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong transformasi nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat.
Kartanu dan Kedekatan dengan NU
Pemberian Kartanu kepada Prabowo menjadi salah satu simbol hubungan antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama. Kartanu merupakan kartu tanda anggota NU yang menjadi identitas keanggotaan warga Nahdlatul Ulama.
Presiden menerima Kartanu dengan status sebagai anggota seumur hidup. Pemberian kartu tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Presiden bersama keluarga besar NU.
Sebelumnya, Prabowo juga menghadiri rangkaian kegiatan Muktamar ke-35 NU. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan pandangannya mengenai strategi transformasi bangsa dan upaya pemerintah mengangkat masyarakat keluar dari kemiskinan.
Gotong Royong untuk Kesejahteraan Rakyat
Prabowo menekankan bahwa cita-cita meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan persatuan dan kerja sama seluruh komponen bangsa.
Pemerintah, menurutnya, harus terus bekerja untuk memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Pada saat yang sama, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.
Dengan diterimanya Kartanu, Prabowo kini tercatat sebagai anggota NU seumur hidup. Momentum tersebut sekaligus mempertegas pesan mengenai pentingnya gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Indonesia.*


