POSO,CS – Taman Pendidikan Al-Qur’an dan Bahasa Arab (TPQ-BA) Yayasan Banua Amal Kabupaten Poso menyatakan dukungannya terhadap langkah Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya Tahun 2025 dalam mencegah penyebaran paham radikal di wilayah Kabupaten Poso.

Dukungan tersebut disampaikan saat tim Satgas Operasi Madago Raya melakukan silaturahmi ke TPQ-BA Banua Amal di Jalan Pulau Nias, Lorong Samping SMA Negeri 4 Poso, Kelurahan Kayamanya Sentral, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Kunjungan tersebut diterima oleh Direktur Gerak Dakwah sekaligus Mudir Pondok Pesantren Shalat Banua Amal, Thoyib Fauzi alias Ustaz Ibnu, bersama Kepala TPQ-BA Banua Amal, Verawati A. Siradje, A.Ma.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Ibnu menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Satgas Operasi Madago Raya.

“Kami selalu terbuka dan siap bekerja sama dengan Satgas Madago Raya. Bantuan yang diberikan sangat bermanfaat, semoga menjadi amal ibadah bagi seluruh personel,” ujar Ustaz Ibnu.

Sementara itu, Kepala TPQ-BA Banua Amal, Verawati A. Siradje menegaskan bahwa pihaknya tidak mendukung adanya penyebaran paham intoleran dan radikal di Kabupaten Poso.

“Sebagai lembaga pendidikan Islam, kami berkomitmen menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak didik agar mereka mencintai bangsa dan negaranya,” ucap Verawati.

TPQ-BA Banua Amal, yang berada di bawah naungan Yayasan Banua Amal Kabupaten Poso, merupakan lembaga pendidikan nonformal yang fokus pada pengajaran membaca Al-Qur’an, tajwid, dasar-dasar agama Islam, dan bahasa Arab. Lembaga ini memiliki 30 murid TPQ dan 10 murid PAUD Terpadu Islam dengan lima tenaga pengajar.

Selain membekali anak dengan pendidikan agama yang terstruktur, TPQ-BA juga berupaya membentengi peserta didik dari pengaruh paham intoleran melalui penanaman nilai-nilai akhlakul karimah dan karakter Islami.

Satgas Operasi Madago Raya dalam kunjungannya mengajak TPQ-BA Banua Amal untuk memperkuat sinergi dan komunikasi dalam menjaga keamanan serta melaporkan setiap potensi gangguan ketertiban masyarakat.

“Situasi Poso saat ini sudah semakin aman dan kondusif. Kami berharap semua elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, ikut berperan aktif menjaga kedamaian,” ujar perwakilan Satgas dalam kesempatan itu.

Pihak TPQ-BA Banua Amal pun menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung upaya Satgas Operasi Madago Raya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Poso, serta berperan aktif dalam mencegah berkembangnya paham intoleran dan radikal di lingkungan pendidikan. *