MOROWALI, CS – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kabuputen Morowali sosialisasikan aplikasi pelaporan orang asing (APOA), yang digelar di Sin Cafe Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (19/5/2026).

Dalam kegiatan ini penyelenggara didampingi pejabat Pemerintah daerah Kabupaten Morowali yakni Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ahmad, dan Kabid IKP Dinas Kominfo, Albakarah Firmansyah.

Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Morowali, Maula Zikra mengatakan, bahwa APOA sendiri merupakan inovasi strategis Dirjen Imigrasi yang berguna memberikan pelaporan secara cepat.

Lanjut, selain mendukung pelaporan tentang keberadaan orang asing secara cepat, keberadaan Aplikasi tersebut juga lebih mempermudah masyarakat dan hasilnya juga transparan.

Mobilitas warga negara asing (WNA) yang tujuan kedatanganya bekerja di Kabupaten Morowali cukup besar, dan pemerintah pusat hingga daerah melaui instansi yang berkompeten akan mengotimalkan pengawasan keberadaan mereka.

“Kami pastikan Imigarsi serta instasi Pemerintah didaerah ini akan terus memperkuat koordinasi. Disisi lain kami juga berharap masyarakat membangun akses koordinasi demi stabilitas keamanan di daerah kita ini,” ungkapnya.

Dikesempatan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ahmad menegaskan pentingnya kepada seluruh perusaahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Morowali untuk mematuhi regulasi ketenagakerjaan dan ke imigrasian.

“Setiap perusahaan diwajibkan melaporkan WNA yang mereka pekerjakan. Kenapa itu perlu, dikarenakan pelaporan itu menjadi bagian penting bagi sebuah pengawasan sehingga bisa berjalan tertib,” kata Ahmad.

Sementara, Kabid IKP, Albakarah Firnansyah menyampaikan, bahwa diera keterbukaan sekarang ini kehadiran APOA dapat menjadi akses yang cepat bagi masyarakat sekaligus juga mendukung Imigrasi dalam menyebarkan informasi.

“Kita juga berharap pengawasan orang asing di Morowali bisa semakin optimal lagi dari sebelumnya. Harus diakui, bagi masyarakat informasi untuk orang asing didaerah kita sangat penting,” ungkapnya.

Untuk diketahui peserta sosialsi melibatkan para jurnalis dari berbagai media yang ada di daerah Morowali dan berapa perwakilan diberi kesempatan bertanya kepada pihak penyelenggara.

Reporter: Murad