JAKARTA, CS – Pertandingan Prancis kontra Maroko pada babak delapan besar Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik. Selain mempertarungkan dua tim dengan karakter berbeda, duel ini juga akan menyajikan adu strategi melalui susunan pemain utama yang diturunkan masing-masing pelatih.

Prancis datang dengan materi pemain bertabur bintang dan pengalaman di turnamen besar. Sementara Maroko berbekal organisasi permainan disiplin serta kemampuan melakukan serangan balik cepat yang terbukti mampu merepotkan tim-tim besar.

Menjelang pertandingan, prediksi starting XI kedua tim mulai menjadi sorotan. Perubahan susunan pemain masih mungkin terjadi tergantung kondisi kebugaran, cedera, dan keputusan taktik pelatih.

Prediksi Starting XI Prancis

Prancis diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan keseimbangan lini tengah serta kecepatan pemain depan.

Prancis (4-3-3)

Kiper: Hugo Lloris

Bek:
Jules Koundé
Raphaël Varane
Ibrahima Konaté
Theo Hernández

Gelandang:
Aurélien Tchouaméni
Paul Pogba / Adrien Rabiot
Antoine Griezmann

Penyerang:
Kylian Mbappé
Olivier Giroud / Randal Kolo Muani
Ousmane Dembélé / Kingsley Coman

Mbappé diprediksi menjadi pemain yang paling diwaspadai Maroko. Kecepatan pemain sayap tersebut menjadi ancaman utama, terutama ketika Prancis mendapatkan ruang untuk melakukan transisi cepat.

Sementara Griezmann diperkirakan tetap memiliki peran penting sebagai pengatur serangan dari lini kedua. Kehadirannya dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.

Prediksi Starting XI Maroko

Maroko kemungkinan tampil dengan formasi fleksibel 4-2-3-1 yang dapat berubah menjadi 4-3-3 saat menyerang.

Maroko (4-2-3-1 / 4-3-3)

Kiper: Yassine Bounou (Bono)

Bek:
Noussair Mazraoui
Nayef Aguerd
Romain Saïss / Achraf Dari
Achraf / opsi sesuai kebutuhan taktik

Gelandang:
Sofyan Amrabat
Azzedine Ounahi / Selim Amallah

Lini serang:
Hakim Ziyech
Sofiane Boufal
Ayoub El Kaabi / Youssef En-Nesyri

Maroko akan kembali mengandalkan kekuatan organisasi pertahanan dan kemampuan pemain seperti Amrabat untuk memutus serangan lawan. Di lini depan, kreativitas Ziyech dan Boufal menjadi kunci untuk membuka peluang. *