TOKYO, CS – Gempa berkekuatan Magnitudo (M) 7,1 yang mengguncang Prefektur Kumamoto memaksa hampir 10 ribu warga meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat-tempat penampungan darurat.
Data pemerintah Jepang hingga Rabu (29/7/2026) mencatat sedikitnya 9.872 warga telah dievakuasi, sementara sekitar 45.000 hingga 48.000 rumah tangga masih mengalami pemadaman listrik.
Selain menewaskan sedikitnya 13 orang, gempa juga merusak ratusan bangunan, termasuk pusat perbelanjaan, rumah warga, fasilitas umum, dan kawasan bersejarah.
Gubernur Prefektur, Kumamoto Takashi Kimura mengatakan pemerintah daerah telah mengaktifkan pusat penanggulangan bencana dan bekerja sama dengan Pasukan Bela Diri Jepang, kepolisian, serta petugas pemadam kebakaran untuk mempercepat evakuasi dan penyaluran bantuan.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat tetap berada di lokasi pengungsian yang telah disiapkan serta mengikuti arahan petugas mengingat ancaman gempa susulan masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. *


