BANGGAI,CS-Sering padamnya penerangan di Komplek Masjid Agung An Nur Luwuk dalam beberapa pekan terakhir terjawab sudah dengan tertangkapnya komplotan pencurian kabel oleh pihak Polres Banggai.
Sebelumnya memang publik berspekulasi jika pemadam penerangan seputaran kompleks Masjid Agung Luwuk karena ada unsur kesengajaan, namun terbantahkan karena ada ulah komplotan yang berjumlah tiga orang dan telah diamankan pihak Polres Banggai.
Sebelum terungkap kasus pencurian kabel tersebut, Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Takdir Said, sering mengeluhkan kondisi penerangan diseputaran kompleks Masjid Agung Luwuk.
Dijelaskan Takdir, terkait penerangan tersebut, pihaknya sempat kewalahan dalam mengatasinya. Itu disebabkan adanya ulah orang-orang tidak bertanggung jawab yang tidak mau menjaga bersama fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah daerah.
Selain ditemukan adanya dugaan pencurian aliran listrik, Takdir juga mengungkapkan jika kabel penerangan sudah sering dicuri. Meskipun begitu kata Takdir, pihaknya tidak akan melepas tanggung jawab untuk terus mengupayakan agar kompleks Masjid Agung Luwuk, tetap terang.
“Kami sudah cek langsung penyebabnya. Ada kabel yang hilang dan ada juga aliran listrik yang mungkin digunakan tanpa pengetahuan kami, buktinya ada stop kontak terpasang tepat sisi kiri gerbang Masjid,” ungkapnya.
Secara terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Dewa Supatriagama memastikan jika penerangan di kompleks Masjid Agung Luwuk akan kembali dibenahi dengan mengganti kabel yang hilang.
Pembenahan itu kata Dewa, untuk memberikan kenyamanan warga saat menikmati suasana malam di kompleks Masjid Agung Luwuk. Karena wilayah tersebut sudah menjadi salah satu icon kota dan andalan warga saat malam hari.
“Kita akan melakukan pembenahan dan perbaikan kabel kembali. Kompleks itu sudah jadi salah satu tempat nongkrong warga saat malam karena dipenuhi lampu hias,” ujarnya.
Ditambahkan Dewa, adanya kejadian pencurian kabel selama dua kali itu, ia berharap kepada seluruh warga kiranya dapat bersama-sama menjaga fasilitas yang ada di kompleks tersebut. Selain menambah keindahan kota Luwuk karena, kompleks tersebut juga merupakan tempat untuk menikmati kuliner di malam hari karena terdapat lampu hias.
“Sudah dua kali kami ganti, dan dua kali juga dicuri kabelnya. Jadi, itu lampu hias tidak menyala bukan karena sengaja dikasih padam, tapi karena kabelnya di curi. Tapi syukur pelakunya sudah tertangkap,” imbuhnya.
Diinformasikan bahwa ketiga orang pelaku yang merupakan komplotan pencurian kabel di kompleks Masjid Agung Luwuk telah ditangkap Unit reaksi cepat Satreskrim Polres Banggai pada 24 Juni 2026. Ketiganya merupakan warga Kelurahan Karaton Kecamatan Luwuk.**
Reporter : Amlin


