JAKARTA, CS – Maskapai penerbangan memberikan pengembalian dana atau refund hingga 100 persen kepada penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Menteri Perhubungan memastikan penumpang yang penerbangannya terdampak kondisi tersebut mendapatkan kompensasi dari maskapai. Kebijakan ini dilakukan menyusul gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Abu vulkanik membuat sejumlah penerbangan mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal. Kondisi tersebut juga berdampak pada operasional sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sempat ditutup sementara.

Penumpang yang terdampak diberikan sejumlah pilihan penanganan, termasuk pengembalian biaya tiket, perubahan jadwal penerbangan, maupun opsi lain sesuai kebijakan maskapai.

Kementerian Perhubungan menekankan aspek keselamatan sebagai pertimbangan utama dalam penanganan penerbangan yang terdampak abu vulkanik. Aktivitas penerbangan dapat disesuaikan apabila kondisi udara dan sebaran abu vulkanik dinilai membahayakan keselamatan penerbangan.

Sebelumnya, penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta membuat sejumlah calon penumpang harus melakukan pengaturan ulang perjalanan. Sebagian penumpang terlihat mendatangi area terminal untuk melakukan perubahan jadwal maupun mengajukan pengembalian dana.

Erupsi Gunung Anak Krakatau juga berdampak terhadap sejumlah bandara lainnya. Beberapa maskapai telah menyiapkan kebijakan refund dan reschedule bagi penumpang yang penerbangannya terdampak.

Pemerintah terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan dampak sebaran abu vulkanik terhadap keselamatan serta operasional transportasi udara.*