PARIMO, CS – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parimo), melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penyembelihan hewan melalui program pelatihan dan sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Nurlina, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyembelihan hewan berjalan sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.

Menurutnya, aspek kehalalan tidak hanya ditentukan oleh jenis hewan, tetapi juga cara penyembelihan yang benar, higienis, dan memperhatikan kesejahteraan hewan.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini juga mendorong penerapan sertifikasi halal pada produk hewani agar masyarakat memiliki kepastian terhadap produk yang dikonsumsi.

“Peran juru sembelih sangat penting karena menjadi bagian utama dalam menjamin kehalalan produk,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Sebagai tindak lanjut, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Parimo akan mengirim lima petugas untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi Juleha yang dijadwalkan berlangsung pada 5–7 Mei di Luwuk.

Para peserta berasal dari Rumah Potong Hewan (RPH) Bambalemo dan Masigi. Mereka diharapkan mampu menjadi tenaga terlatih yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat serta meningkatkan standar layanan di rumah potong hewan.

Nurlina juga menekankan bahwa kebutuhan terhadap tenaga juru sembelih halal terus meningkat seiring dengan tuntutan sertifikasi halal pada produk peternakan dan pangan.

Pemerintah daerah berharap jumlah petugas bersertifikat di Parimo dapat terus bertambah, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Reporter: Anum