PALU, CS – Koperasi Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) resmi menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Nokilalaki Trans Perkasa dalam bidang perbengkelan, di Gedung Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Jalan SIS Aljufri, Kota Palu, Minggu (24/5/2026) sore.
Ketua Koperasi HPA, Hasir, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah awal dari sejumlah program usaha yang telah disusun koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi organisasi.
“Dari sekian banyak program yang sudah kami susun di Koperasi HPA, kami sepakat memulai kerja sama dengan PT Nokilalaki Trans Perkasa di bidang perbengkelan,” ujar Hasir.
Ia menjelaskan, dalam waktu 20 hari ke depan pihaknya menargetkan sedikitnya enam mitra usaha lain akan menandatangani MoU bersama Koperasi HPA.
Menurutnya, koperasi juga tengah menyiapkan peluncuran resmi dalam beberapa bulan mendatang. Selain sektor perbengkelan, HPA juga akan fokus mengembangkan kerja sama di bidang perikanan dan sektor usaha lainnya.
“Kami juga akan membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama mitra. Salah satu fokus kami ada di sektor perikanan,” katanya.
Sementara itu, pimpinan PT Nokilalaki Trans Perkasa, Ikbal, mengatakan kerja sama tersebut berangkat dari diskusi mengenai potensi ekonomi di Kota Palu, khususnya di sektor otomotif.
Ia menyebut pertumbuhan kendaraan di Kota Palu cukup tinggi berdasarkan data Samsat, sehingga peluang usaha perbengkelan dinilai sangat menjanjikan.
“Data Samsat Kota Palu mencatat sekitar 600 unit mobil baru per bulan, di luar mobil bekas. Sementara sepeda motor sekitar 1.500 unit per bulan. Ini peluang yang harus kita ambil bagian di dalamnya,” jelas Ikbal.
Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat bagi PB Alkhairaat dan kepada masyarakat Kota Palu pada umumnya.
Dikesempatan yang sama, Ketua Umum Himpunan Pemuda Alkhairaat, Ansyari Yahya, mengatakan pembentukan kerja sama usaha itu lahir dari kebutuhan membangun kemandirian ekonomi organisasi.
“Khususnya HPA harus memiliki kemandirian ekonomi. Karena itu kami membangun sinergi dengan para pengusaha dan berbagai pihak,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan Musyawarah Nasional (Munas) HPA serta pengembangan sejumlah unit usaha lain bekerja sama dengan pemerintah daerah maupun pelaku usaha.
Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat, Djamaludin Mariadjang, mengapresiasi langkah kerja sama tersebut dan berharap seluruh pihak dapat menjaga profesionalisme dalam menjalankan usaha.
“Kerja sama bengkel ini merupakan gagasan yang luar biasa. Yang paling penting adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Djamaludin.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah usaha membutuhkan keberanian mengambil keputusan serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Kita harus yakin bahwa kita harus sukses,” tandasnya. *


