MOROWALI, CS – Warga Desa Onepute Jaya, Kecamatan Bungku Timur, Kabupaten Morowali, mengeluhkan padamnya aliran listrik setelah dua titik tiang listrik di wilayah tersebut patah.
Selain dua tiang yang patah, sejumlah tiang lainnya dilaporkan mengalami kemiringan. Kondisi tersebut menyebabkan jaringan listrik terganggu dan aktivitas warga ikut terdampak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua titik tiang listrik patah, sementara beberapa titik lainnya miring. Bahkan, kabel jaringan dilaporkan telah jatuh ke tanah.
Warga menduga kerusakan jaringan listrik tersebut terjadi setelah tersambar kendaraan alat berat milik perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, yang disebut merupakan subkontraktor PT Vale.
“Kami sudah beberapa jam tidak dapat menikmati aliran listrik. Aktivitas menjadi terhambat, terutama pada malam hari,” ujar salah seorang warga, Kamis (8/5/2026).
Padamnya listrik tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga warga, tetapi juga berdampak pada kegiatan belajar anak-anak serta usaha masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik.
“Kami berharap petugas PLN segera datang memperbaiki tiang yang roboh tersebut. Anak-anak kesulitan belajar dan usaha warga juga turut terganggu akibat listrik padam,” keluhnya.
Warga berharap perusahaan subkontraktor PT Vale bersama PT PLN (Persero) segera melakukan perbaikan terhadap jaringan yang mengalami kerusakan, sehingga pasokan listrik ke Desa Onepute Jaya dan wilayah sekitarnya dapat kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan tanggapan terkait gangguan jaringan listrik tersebut maupun dugaan keterlibatan aktivitas alat berat dalam patahnya dua tiang listrik yang mengaliri Desa Onepute Jaya dan sekitarnya.
Pihak perusahaan yang disebut warga sebagai subkontraktor PT Vale juga belum memberikan keterangan terkait dugaan tersebut. *


