PALU, CS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menegaskan pentingnya program prioritas BERANI Makmur sebagai upaya mendorong pembangunan sektor tanaman pangan dan hortikultura di daerah.
Hal tersebut disampaikan, Wakil Gubernur Sulteng, Reny A. Lamadjido saat membuka Rapat Koordinasi Pembangunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) kabupaten/kota se-Sulteng yang digelar di aula Dinas TPH Provinsi, Kamis (30/4/2026).
Dalam pemaparannya, Wagub menjelaskan bahwa program BERANI Makmur menitikberatkan pada lima langkah strategis, yakni peningkatan produksi melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, pemberdayaan petani prasejahtera sekaligus penanganan stunting, penguatan peran petani milenial, peningkatan kualitas sumber daya manusia pertanian, serta optimalisasi Brigade alat dan mesin pertanian (alsintan).
Ia juga meminta seluruh kepala dinas di tingkat kabupaten dan kota untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi, terutama dalam penyediaan data potensi sektor tanaman pangan dan hortikultura yang akurat.
“Data yang valid akan menjadi dasar bagi provinsi dalam menyalurkan dukungan secara tepat sasaran,” ujarnya.
Wagub menekankan pentingnya pemetaan potensi berbasis data agar setiap daerah dapat mengembangkan komoditas unggulannya secara maksimal. Salah satu contoh yang disorot adalah komoditas durian Sulawesi Tengah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan telah menembus pasar internasional.
Ia menyebut, pada pertengahan April lalu, Sulteng berhasil mengekspor sekitar 459 ton durian beku dengan nilai mencapai Rp42,5 miliar ke Tiongkok.
Dengan capaian tersebut, pemerintah daerah optimistis penguatan sinergi dan pengelolaan berbasis data dapat membuka peluang lebih luas bagi komoditas unggulan lainnya untuk masuk pasar global.
Selain membuka rakor, Wagub juga meresmikan aplikasi SI GILING (Sistem Informasi Gilingan Padi Terintegrasi) serta Wisma Tani sebagai bagian dari inovasi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas TPH Sulteng Dodot Tinarso, Kepala Dinas Cikasda Andi Ruly Djanggola, serta Kepala Bappeda Arfan. *

